Rabu, 17 Agustus 2011

Patung mikroskopis karya Willard Wigan si penderita disleksia!






Memiliki kekurangan bukanlah berarti tak memiliki kelebihan karena pada hakikatnya setiap manusia pasti lahir ke dunia dengan dibekali suatu bakat!. Seperti bakat mengagumkan dari seseorang yang bernama Willard Wigan. Percaya atau tidak, dengan semua kekurangan yang dimilikinya ternyata ia bisa menciptakan banyak mahakarya seni berupa patung mikroskopis yang bentuknya "super kecil"!.



Ia lahir pada 1957 di Birmingham. Willard Wigan memulai berkarya pada usia muda. Ia adalah seseorang yang mengalami disleksia (kesulitan membaca) dan berbagai jenis kesulitan belajar lain, yang membuatnya sulit mengikuti pelajaran di sekolah. Sebagai pelarian, ia mencoba menciptakan karya yang tidak dapat dilihat dari mata telanjang.






“Semua dimulai saat saya berusia 5 tahun”, katanya, “Saya membuat rumah untuk semut karena saya berpikir mereka membutuhkan tempat tinggal. Lalu aku membuatkan mereka sepatu dan topi. Semua itu adalah dunia fantasi tempat saya lari dari disleksia karena saya tidak tahan terhadap guru yang selalu mengkritik kesulitan belajar saya. Itulah bagaimana kisah saya sebagai microsculptor berasal”









Hasil karya Willard hanya bisa dilihat menggunakan mikroskop. Setiap karyanya bisa diletakkan di dalam lubang jarum. Pengorbanan personalnya sangat besar dalam tiap penciptaan karyanya. Willard memasuki tingkat meditasi dimana detak jantungnya melambat, hingga membuat ia dapat mengurangi getaran pada tangannya agar dapat menciptakan karya.. Bahkan gema dari suara jalanan di luar dapat mengganggu pekerjaannya, makanya ia memilih bekerja pada malam harisaat gangguan minim.














Hasil karya Willard sering disebut sebagai “keajaiban dunia ke delapan”. Ia bahkan telah mendapat penghargaan dari Prince Charles untuk hasil karyanya yang mengagumkan.





Ia menggunakan peralatan operasi yang kecil untuk membuat karyanya dari emasdan butiran pasir. Untuk mengecat, ia sering menggunakan rambut halus yang berasal dari lalat yang telah mati.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar

instanx

tukar link

Total Tayangan Halaman