Jumat, 21 Oktober 2011

Jeng Reni-Ubai Pilih Tinggal di Apartemen

Jeng Reni-Ubai Pilih Tinggal di Apartemen:


YOGYA - Pasangan muda yang baru menikah pasti berencana untuk memiliki rumah idaman. Begitupun halnya dengan pasangan Gusti Kangjeng Ratu Bendara, BA dan Kangjeng Pangeran Harya Yudanegara, BA yang akan meresmikan pernikahan mereka pada 18 Oktober 2011 mendatang.
Pastinya, dua sejoli ini sudah punya perencanaan matang dimana mereka akan hidup berumah tangga. Rumah bukan hanya sebagai tempat berlindung dari teriknya matahari dan dinginnya hujan. Namun lebih kepada esensi, rumah adalah tempat untuk memulai kehidupan sebagai keluarga baru.
“Rencananya setelah menikah kami akan tinggal di Jakarta. Karena mas Ubai kan tinggal disana, dan usaha saya pun juga ada disana,” kata Jeng Reni kepada Tribun Jogja.
Sebagai pasangan yang akan menikah, Jeng Reni dan Mas Ubai sudah mulai survei lokasi yang bisa dijadikan tempat tinggal. Mulai dari daerah Bintaro, Cempaka Putih hingga ke daerah Kemang. Pertimbangan mereka adalah mencari lokasi perumahan yang dekat dengan kantor, karena dari segi mobilitas mereka yang tiap hari bekerja, tidak mau menghabiskan waktu di jalan karena macet. Pertimbangan kedua adalah jangan asal membeli rumah yang murah karena biasanya daerahnya rawan banjir.
“Tapi nanti kalau dapat yang agak mahal, lokasinya jauh dari tempat kerja. Yah masih bingung juga,” ucap Reni yang juga mengatakan selama di Jakarta Reni menetap di Jalan Suwiryo 37, Menteng, Jakarta Pusat. Namun selama di Yogya ia tinggal bersama orang tuanya di Kraton Kilen.
Sampai akhirnya mereka memutuskan untuk mencari apartemen. Salah satu pilihannya jatuh pada Apartemen Kemang Village. Alasan mereka memilih apartemen karena tidak perlu repot harus mengurus berbagai kebutuhan rumah tangga seperti bayar pajak (PBB), listrik, air dan lain sebagainya. Selain itu, sudah tentu furniture dan berbagai kebutuhan lainnya sudah tersedia, dan tinggal siap dihuni. Selain itu lokasinya lebih dekat ke kantornya Ubai, yang berada di daerah Monas.
“Kami sih rencananya mau tinggal di apartemen dulu untuk beberapa bulan sebelum punya rumah. Namanya juga pasangan baru cuma berdua, jadi memang lebih gampang. Nanti perlu apa-apa tinggal diurusin pembantu, cleaner seminggu sekali datang,” katanya.
Meski begitu, Reni tak menutup kemungkinan untuk belajar mengurus rumah tangga. Mulai dengan melakukan perencanaan pengelolaan keuangan, hingga rencana-rencana lain jika sudah punya momongan. Selain itu bagi Reni, kehidupan di apartemen memang untuk keluarga kecil memang tidak merepotkan, setidaknya sampai anak berusia 5 tahun.
Setelah 5 tahun berumah tangga, barulah Jeng Reni dan suaminya nanti akan memikirkan memiliki rumah baru. Rumah idamannya sebetulnya bukanlah rumah mewah seperti di perumahan-perumahan di Jakarta. Dia malah ingin rumahnya tidak begitu luas, dengan luas tanah 300 meter hanya saja bangunannya kecil namun di sekelilingnya ada taman bunga.
“Ada tanaman bunga, pepohonan, dan buah-buahan gitu. Karena sejak kecil, aku dibesarkan dengan berbagai macam tanaman, burung, dan lingkungan yang asri,” ucapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

instanx

tukar link

Total Tayangan Halaman