Selasa, 07 April 2009

CHANGE or DIE!

By Darmadi Darmawangsa
M.Sc., C.Eng.
ADA sebuah cerita mengenai seorang raja kaya yang pada suatu hari berjalan mengelilingi negeri yang dicintainya. Pada jaman itu belum ditemukan alas kali, sehingga sang raja melewati daerah-daerah yang kadang kala berbatuan sehingga tapak kakinya sakit. Setelah pulang kembali ke istana, sang raja memerintahkan kepada menterinya agar menguliti setiap sapi di wilayah kekuasaannya untuk menutupi seluruh jalan di negeri itu agar kakinya tak lagi sakit jika berkeliling. Sang menteri berpikir sejenak, dan mengatakan kepada raja,” Baginda biarpun kita menguliti seluruh sapi di negeri ini tak akan menutupi seluruh jalan yang ada di negeri ini. Saya mengusulkan untuk membuat sepatu untuk baginda dari kulit sapi, agar kemanapun baginda pergi kakinya akan selalu terlindung.” Seringkali cara yang termudah dan termurah dan efektif dalam menghadapi perubahan adalah memulainya dari diri kita sendiri. Seringkali kita ingin orang lain, keadaan bahkan dunia ini untuk berubah terlebih dahulu, namun perubahan itu akan lebih mudah dan realistis terjadi jika kita mulai dari diri kita terlebih dahulu.

Cerita lain mengenai sebuah kapal perang raksasa yang melintasi laut yang tertutup dengan kabut tebal, sang kapten yang gagah perkasa menyerahkan arah kapal tersebut kepada supervisor kapal yang mengamati keadaan laut di depan kapal dari menara pantau tertinggi di kapal tersebut. Suatu ketika sang supervisor berteriak, "Kapten ada kapal di depan kita." Kapten menjawab, "Beritahukan kapal itu agar membanting 20 derajat ke arah kiri." Sang supervisor memberikan kode dengan isyarat lampu kepada kapal tersebut, kemudian dibalas dengan perintah agar kapal perang tersebut yang membanting 20 derajat ke arah kiri. Sang kapten sangat marah dan emosi dan memberikan perintah kepada supervisor kapal agar membalas pesan seperti berikut, "Dengar ini adalah perintah dari kapten kapal perang!." Kemudian datang balasan yang mengatakan, "Ini adalah perintah dari supervisor tingkat II." Merasa dipermalukan, sang kapten memberikan perintah, "Kami adalah kapal perang." kemudian balasan datang yang mengisyaratkan, "Kami adalah mercu suar!"

Ada kalanya kita harus mengambil tindakan untuk berubah. Jika Anda bertemu "mercu suar" dalam hidup Anda, bersiaplah untuk berubah atau Anda akan hancur. Perubahan adalah hal yang tidak meng-enakkan dan tidak jarang membuat kita ragu, takut bahkan menunda pengambilan tindakan. Mengapa? Karena perubhan menimbulkan resiko baru yang mungkin lebih beresiko dibandingkan jika kita tidak berubah sama sekali. Namun ada kalnya kita harus mengambil suatu keputusan untuk berubah, jika setelah berkali-kali kita "terantuk" oleh permasalahn yang sama. Dunia ini bagaikan tempat "belajar" untuk setiap insan manusia. Jika kita terus melakukan kesalahan yang sama dan menolak untuk berubah, kita tidak dapat maju ke "tingkat yang lebih tinggi."

Ingatlah setiap perubahan akan membawa kita kepada dua pilihan, gagal atau berhasil, pastikan Anda berfokus terhadap keberhasilan itu. Hidup ini bagaikan roda dunia yang akan terus berputar. Roda itu terus berputar karena dengan berputar ke depan, roda itu baru dapat maju. George Bernard Shaw mengatakan kemajuan adalah hal yang mustahil terjadi tanpa adanya perubahan, dan mereka yang tidak mampu mengubah cara pikirnya tidak akan merubah apapun. Charles F. Kettering pun mengatakan hal yang tidak kalah dahsyatnya bahwa dunia ini membenci akan perubahan namun perubahan itulah satu-satunya yang mendatangkan kemajuan. Roda kehidupan akan terus berputar, kadang di atas kadang di bawah, banyak orang yang menahan akan adanya perubahan dan selalu ingin terus berada di atas roda yang berputar. Mereka terus berusaha untuk tetap berada pada posisi atas sehingga ketika perubahan terjadi dan mereka berada di posisi bawah roda, mereka tidak bersiap sehingga tidak mampu bangkit dari kegagalan.

Kesuksesan seseorang terjadi ketika ia mampu dan siap menghadapi perubahan. Camkanlah apa yang dikatakan Carol Burnett bahwa hanya kitalah satu-satunya yang dapat mengubah hidup kita. Tidak ada orang lain yang dapat melakukannya untuk kita. Menahan arus perubahan dimana dibutuhkan dapat menghancurkan kehidupan Anda. Walaupun perubahan membawa perasaan tidak menentu, tidak berubah juga mendatangkan resiko yang tidak kalah bahayanya. Jika Anda tidak merasa yakin dengan arah yang Anda ambil saat ini, sudah saatnya Anda menempuh arah yang lain. Makin cepat Anda mengambil keputusan untuk berubah makin baik. Adalah hal yang penting untuk diketahui, jika Anda terus melakukan hal yang sama, Anda akan mendapatkan hasil yang sama. Jika Anda menginginkan hasil yang berbeda, Anda harus menyambut perubahan dengan sikap yang positif. Live your life with passion!

CAN YOU PREDICT YOUR FUTURE?


By Darmadi Darmawangsa M.Sc., C.Eng.
BEBERAPA tahun yang lalu, saya bertemu dengan seorang pengusaha yang terbilang sukses di Surabaya. Pada hari itu, saya diperkenalkan dengan seorang peramal terkenal yang katanya dapat meramal nasib seseorang dengan akurasi yang sangat tinggi. Sang peramal meminta saya untuk memperlihatkan salah satu telapak tangan saya. Setelah mengamatinya cukup lama, tiba-tiba raut muka peramal itu berubah menjadi kaget dan berkata kepada pengusaha itu, "Anak ini akan menjadi orang yang sangat berhasil ketika ia berusia 32 tahun nanti." Pengusaha itu gembira dan menawarkan saya posisi di perusahaannya, namun saya menolak karena mempunyai tujuan yang berbeda. Sebagai seorang yang beragama, saya sama sekali tidak mempercayai ramalan orang itu. Namun hari itu, hati saya berdebar-debar, muka saya memerah, dan kepala saya tiba-tiba terasa lebih besar dari sebelumnya. Saya merasa sangat senang dan bangga bahwa jalan hidup saya ternyata terbuka lebar untuk meraih kesuksesan. Saya berusia 26 tahun pada saat itu, dan saya mengatakan kepada diri saya bahwa enam tahun lagi saya akan mencapai kesuksesan. Pada saat itu saya benar-benar percaya bahwa kesuksesan seseorang itu ditentukan dan bukanlah pilihan. Sikap saya selama enam tahun kemudian sangatlah positif karena saya berusaha menjadikan ramalan tersebut menjadi kenyataan. Namun sekarang saya baru menyadari, bahwa sebenarnya bukan ramalan peramal itu yang membuat saya dapat menggapai sukses melainkan belief (keyakinan) dan action (tindakan) untuk mencapainya.

Hal menarik yang perlu kita perhatikan adalah, apa yang akan terjadi jika sang peramal berkata bahwa saya akan menjadi seorang yang gagal ketika saya berusia 32 tahun? atau yang lebih buruk lagi bahwa saya akan meninggal pada saat saya berusia 28 tahun? Saya yakin, dari informasi itu saya akan mengambil tindakan yang jauh berbeda dibanding tindakan yang telah saya ambil sampai saat ini. Namun di sisi lain, apa yang terjadi jika ia meramal bahwa saya akan berhasil lebih cepat lagi, seumpama 28 tahun? Akankah saya bekerja lebih keras lagi ? Pasti. Kesimpulannya adalah berhati-hatilah terhadap apa yang menjadi keyakinan Anda, karena apapun yang Anda yakini akan menjadi kenyataan.

Alkisah di jaman kekaisaran Cina kuno, hiduplah seorang peramal terkenal yang mampu meramal kehidupan seseorang di masa depannya. Peramal ini begitu hebatnya, sehingga hampir setiap ramalan yang dibuatnya menjadi kenyataan. Suatu ketika, datanglah dua orang ibu muda secara bersamaan dan masing-masing membawa bayi mereka untuk diramalkan nasibnya di kemudian hari. Bayi dari ibu pertama diramal akan menjadi tangan kanan Kaisar, sedangkan bayi dari ibu yang kedua diramal akan menjadi pengemis ketika dewasa nanti. Pulanglah kedua ibu muda tersebut ke rumah masing-masing.

Ibu pertama sangat senang dan bangga karena kelak anaknya akan menjadi tangan kanan Kaisar. Oleh karena itu, setiap kali bertemu orang lain ia menceritakan nasib anaknya kelak. Waktu pun berlalu, dari kecil sampai dewasa ibu ini sangat memanjakan anaknya, apapun yang diinginkan anaknya selalu diberikan. Bahkan ia tidak mau menyekolahkan anaknya, karena toh nantinya akan menjadi orang penting di kerajaan. Namun lain halnya dengan ibu yang kedua. Ibu ini sangat bersedih karena anaknya kelak akan menjadi pengemis. Ia mengurung dirinya dan mendidik anaknya dengan keras dan disiplin ketat. Ibu ini bertekad agar anaknya kelak tidak menjadi pengemis seperti kata sang peramal. Setiap hari anaknya diberikan pelajaran yang baik dan disiplin yang tinggi.

Singkat cerita, ketika kedua anak ini tumbuh menjadi dewasa, kenyataannya menjadi terbalik. Karena sering dimanja dan tidak pernah susah dalam hidupnya, anak yang diramal menjadi tangan kanan Kaisar akhirnya menjadi pengemis, sedangkan anak yang ditempa dengan keras oleh ibunya dan dididik dengan disiplin tinggi akhirnya menjadi tangan kanan Kaisar.

Itulah kekuatan subconscious mind (pikiran bawah sadar) kita. Dengan informasi yang diberikan kepadanya, maka keyakinan akan tumbuh dan melekat kuat sehingga mempengaruhi segala aktifitas hidup. Dalam cerita di atas, kita dapat melihat bahwa kedua ibu muda tersebut menerima infomasi dari sumber yang sama, sang peramal. Informasi-informasi tersebut kemudian masuk ke dalam pikiran sadar (conscious mind) mereka. Selanjutnya, informasi-informasi ini bersemayam beberapa lama dan kemudian langsung diserap tanpa argumen oleh pikiran bawah sadar (subconscious mind) mereka hingga muncullah suatu keyakinan di dalam diri kedua ibu muda itu. Apa yang membedakan keduanya sehingga hasil akhir menjadi berbalik 180 derajat?. Jawabannya sederhana, kuncinya terletak pada bagaimana kedua ibu muda ini mengendalikan pikiran bawah sadar dan attitude mereka terhadap informasi yang diterima.

Belief, sekali lagi dengan positive belief, maka kita akan bisa melampaui batasan-batasan yang dibuat manusia. Batasan-batasan tersebut hakikatnya adalah tembok penghalang yang besar, tinggi dan kokoh, yang menutup mata kita dari kekuatan potensi diri yang sangat hebat. Saya yakin, 90% manusia di dunia ini belum mengeluarkan semua yang terbaik dalam diri mereka untuk mencapai batasan optimum dalam hidupnya. Ingatlah, batasan itu hanyalah batasan yang Anda dipikiran kita. Kesimpulannya, bukan ramalan yang menentukan apakah kita sukses atau tidak, melainkan attitude kita terhadap belief yang kita percayai. Live your life with passion!

BUILDING YOUR SELF-ESTEEM


By Darmadi Darmawangsa M.Sc., C.Eng.
SEMUA orang sukses mempunyai suatu ciri yang universal, yaitu mereka semuanya memiliki self-esteem yang tinggi. Self-esteem dapat diartikan sebagai suatu perasaan dimana seseorang merasa dirinya berharga dan merasa bangga terhadap dirinya. Orang yang memiliki self-esteem yang tinggi mempunyai pandangan yang sangat jelas mengenai tujuan hidup dan jati diri mereka. Tingkat self-esteem seseorang akan sangat mempengaruhi seluruh aspek dalam hidupnya. Menurut riset yang dilakukan oleh Dr. Joyce Brother mengungkapkan bahwa self-esteem Anda menentukan karir yang Anda miliki sekarang, penghasilan yang Anda dapatkan saat ini, pasangan hidup yang menjadi pilihan Anda dan perlakuan yang diberikan orang kepada Anda.

Seorang yang memiliki self-esteem yang rendah akan mempunyai harapan yang rendah pula terhadap pencapaian suksesnya. Jika Anda memiliki self-esteem yang rendah dan mengatakan,” Saya tidak senang dengan diri saya atau Saya adalah seorang pecundang”, orang lain akan menangkap sinyal yang Anda berikan dan memperlakukan Anda seperti yang Anda inginkan. Untungnya, hal yang sama berlaku jika Anda memiliki self-esteem yang tinggi, Anda akan merasa bahwa Anda adalah seorang yang dapat mencapai kesuksesan yang Anda inginkan dan secara tidak langsung orang lain pun akan melihat hal yang sama dan memberikan perlakuan yang seperti Anda inginkan. Self-esteem seseorang sangatlah dipengaruhi oleh kehidupannya di masa kanak-kanak. Anak-anak dapat dengan mudah meng-asosiasikan dirinya dengan apa yang sering diucapkan oleh orang tua terhadap mereka. Jika orang tua sering memberikan pujian dan kata-kata yang positif, sang anak akan tumbuh menjadi orang yang mempunyai rasa percaya diri yang tinggi. Namun jika orang tua sering mengejek dan menjatuhkan mental anaknya, alhasil anaknya akan menjadi seorang yang memiliki rasa percaya diri yang rendah. Seorang dewasa berbeda dengan anak kecil, karena ia mampu memilih, menolak dan menciptakan rasa percaya diri yang ia kehendaki. Tepat sekali apa yang dikatakan oleh Eleanor Roosevelt,” No one can make you feel inferior without your permission.” (Tidak ada seorang pun yang mampu membuat Anda merasa rendah diri tanpa persetujuan Anda). Membangun rasa percaya diri yang tinggi bukanlah sesuatu yang dapat diciptakan dalam satu malam melainkan harus melalui proses yang panjang. Setiap orang pada dasarnya memiliki kapasitas untuk menjadi manusia yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Berikut ini ada beberapa langkah yang dapat Anda terapkan untuk menciptakan rasa percaya diri yang Anda dambakan.

Step #1 : Berhentilah untuk terus membandingkan diri Anda dengan orang lain. Dalam hidup ini, Anda akan menemukan ada orang yang lebih baik dari Anda dan ada juga yang lebih buruk dari Anda. Jika Anda terus membandingkan diri Anda dengan setiap orang, Anda akan bertemu dengan orang-orang yang tidak mampu Anda tandingi. Hal ini akan menyebabkan Anda membenci diri Anda, iri hati, merasa gagal dan rendah diri. Daripada membandingkan diri Anda dengan orang lain, lebih baik berusahalah untuk bersaing dengan diri Anda sendiri dengan berbuat sesuatu yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Berusahalah untuk memberikan yang terbaik yang Anda miliki. Ingatlah bahwa setiap orang adalah manusia ciptaan Tuhan yang unik dan mempunyai jalan tersendiri untuk mencapai kesuksesannya.

Step #2 : Jangan menjelek-jelekan diri Anda. Anda tidak akan memiliki self-esteem yang tinggi jika Anda terus menjelek-jelekan diri Anda dengan kalimat-kalimat yang menjatuhkan seperti,” Saya tidak akan sukses atau Setiap hal yang saya lakukan pasti gagal.” Kalimat-kalimat ini hanyalah memperkuat perasaan negatif dan tentu akan menurunkan self-esteem Anda.

Step #3 : Janganlah menolak pujian. Pernahkah Anda menerima pujian dan Anda mengatakan,” Oh, itu adalah hal yang biasa, semua orang juga akan melakukan hal yang sama.” Ketika Anda menolak pujian, Anda akan memberikan pesan kepada diri Anda bahwa apa yang Anda lakukan tidaklah berharga. Jadi mulai dari sekarang, jika ada yang memuji Anda, terimalah pujian tulus itu dengan mengucapakan "Terima kasih".

Step #4 : Berkawanlah dengan mereka yang positif. Jika Anda membiarkan diri Anda dikelilingi oleh orang-orang negatif yang sering menghambat pencapaian sukses Anda, rasa percaya diri Anda akan turun. Jadi berhati-hatilah dalam memilih orang-orang di sekeliling Anda. Pilihlah mereka yang dapat meningkatkan rasa percaya diri Anda.

Step #5 : Tentukanlah Arah Hidup Anda sendiri. Jalankan hidup ini seperti apa yang Anda inginkan. Jangan membuat hidup Anda didikte oleh orang lain yang menentukan apa yang terbaik untuk Anda. Karena Anda sangat mengetahui apa yang terbaik untuk diri Anda sendiri. Anda tidak akan bangga dengan diri Anda jika hidup Anda “disetir” oleh orang lain karena jika Anda berhasil, ia akan mengambil semua kredit akan kesuksesan Anda dan jika Anda gagal, Anda mempunyai alasan untuk menyalahkan orang lain. Ambillah tanggung jawab untuk menentukan arah hidup Anda. Jika Anda mengikuti kata hati Anda, rasa percaya diri Anda pasti akan bertumbuh.

Step #6 : Ambilah Tindakan. Anda tidak akan memiliki self-esteem yang tinggi jika Anda hanya menjadi penonton di pinggir lapangan dan menghindar dari setiap tantangan yang diberikan hidup ini kepada Anda. Tidaklah cukup dengan berkata-kata positif mengenai diri Anda di depan cermin seperti,” Saya pasti bisa.” Jika Anda tidak mengambil tindakan rasa percaya diri Anda akan surut. Ambillah tindakan, apapun hasilnya nanti, Anda akan merasa bangga terhadap diri Anda. Jika Anda gagal untuk maju ke depan karena takut akan kegagalan, Anda akan merasa frustasi dan tidak senang dan hal ini akan menurunkan rasa percaya diri Anda. Hadapilah ketakutan Anda dengan mengambil suatu tindakan mulai dari hari ini.

Sejalan dengan bertumbuhnya rasa percaya diri Anda, Anda akan lebih berani mengambil resiko dan lebih berani menghadapi kegagalan. Anda tidak akan terlalu memikirkan apa yang dikatakan orang lain mengenai diri Anda. Anda akan lebih sukses dalam hidup Anda. Rasa percaya diri yang tinggi akan membawa kedamaian di hati karena Anda bangga menjadi diri Anda yang sebenarnya. Live your life with passion

BREAKING THE LIMIT

By Darmadi Darmawangsa M.Sc., C.Eng.



ADA pepatah yang mengatakan bahwa selalu ada batas dalam kehidupan ini, namun jika Anda belum menemukan batas optimum itu berarti Anda belum mengetahui batasan tersebut. Suatu penelitian mengatakan bahwa rata-rata manusia hanya mengunakan kurang dari 10% kemampuan otaknya. Penelitian lain mengatakan bahwa setiap hari otak manusia melakukan proses pemikiran lebih dari 25,000 kali namun sayangnya kita lebih sering menggunakan otak kita hanya untuk menyelesaikan pekerjaan rutinitas setiap hari.

Roger Bannister seorang pelari asal Inggris adalah seorang yang bukan hanya ingin mengetahui batasannya namun juga ingin melampaui batasan yang dibuat orang. Pada tahun 1954, tidak seorangpun yakin bahwa seorang manusia mampu menembus waktu lari dibawah 4 menit untuk jarak satu mil. Para dokter membuat suatu analisa bahwa jika seorang pelari berusaha menembus batas waktu tersebut, paru-parunya akan hancur dan jantungnya tidak mampu berdenyut lebih cepat lagi untuk melampaui waktu tersebut. Bannister ingin membuktikan bahwa dia mampu menembus batasan tersebut. Dengan memakai tehnik menaruh 4 pelari masing-masing pada setiap jarak seperempat mil. Ternyata usahanya tidak sia-sia, Bannister mampu menembus batasan manusia dengan catatan waktu 3 menit 59.6 detik. Seminggu setelah itu, ada 37 pelari mampu berlari di bawah catatan 4 menit. Dan dalam satu tahun setelah Bannister berlari di bawah 4 menit, lebih dari 300 orang telah berlari di bawah rekor 4 menit. Saat ini rekor dipegang oleh pelari asal Morroco, Hicham El Guerrouj dengan catatan waktu 3 menit 43.13 detik atau lebih cepat 16 detik dari catatan waktu Bannister. Demikian juga Eamon Coghlan mampu mengalahkan catatan rekor Bannister, dengan waktu 3 menit 58.15 detik, pada usia 41 tahun dan beberapa pelari SMA mampu berlari lebih cepat dari Bannister. Bahkan seorang dokter memprediksikan bahwa pada tahun 2034 nanti, akan ada seseorang yang mampu menembus batas waktu 3 menit 30 detik. Can You Believe It?

Johny Weismuller adalah aktor tampan yang lebih sering dikenal sebagai julukan Tarzan. Kepiawaiannya di layar perak bermula dengan kemampuannya memecahkan berbagai rekor renang. Tercatat lebih dari 53 rekor Amerika dan 17 rekor dunia suatu catatan rekor yang pasti mendapatkan decak kagum pada jamannya. Weismuller adalah perenang pertama di dunia yang mampu berenang jarak 100 meter di bawah catatan waktu satu menit. Bahkan pada jamannya, seorang wartawan pernah mengatakan bahwa selama dunia ini ada, tidak akan ada yang pernah mampu mengalahkan Johny Weismuller. Namun rekor Weismuller yang ditorehkannya pada tahun 1936 bukanlah sesuatu yang hebat pada jaman ini, terbukti pada Olimpiade Munich 1976, rekor terbaik Weismuller hanya menjadi rekor preliminari yang harus dilewati para perenang agar dapat ikut bertanding. Bahkan di jaman sekarang, rekornya mampu dipecahkan oleh gadis yang berumur 13 tahun.

Jika seseorang mempunyai keinginan yang mengebu-gebu (desire) seringkali tidak peduli dengan batasan yang ditetapkan oleh orang lain (intelligent ignorance). Zig Ziglar mencetuskan bahwa desire adalah sesuatu yang membedakan antara prestasi rata-rata dengan prestasi juara. Namun seringkali kita lebih mirip dengan karakteristik seekor kutu. Jika Anda mengambil seekor kutu dan memasukannya ke dalam toples tertutup, lama kelamaan kutu itu akan melompat hanya pada ketinggian tutup toples saja. Pada suatu saat ketika Anda membuka tutup toples, kutu itu tidak mampu lagi lompat melebihi tutup toples karena dia telah dikondisikan untuk melompat dengan ketinggian yang menurut dia maksimum.

Hal yang paling menakutkan jika kita telah merasa menemukan batasan-batasan palsu yang diakibatkan baik oleh pengalaman sebelumnya yang belum tentu benar pada saat ini atau percaya dengan ucapan orang lain. Anda memakai batasan itu untuk menjustifikasi ketidak-mampuan Anda. Janganlah membuat batasan abadi dalam hidup kita, buatlah batasan-batasan sementara agar kita dapat terus berusaha mencapai hal yang terbaik. Janganlah kita mudah percaya terhadap apa yang dikatakan orang lain, namun ujilah kebenarannya dengan memberikan yang terbaik dalam hidup ini. Kurek Ashley, pembicara motivasi asal Chicago mengatakan,” You cannot live by yesterday’s standards and expect aextraordinary results today.” (Anda tidak dapat hidup dengan standar-standar kemarin dan mengharapkan hasil yang menakjubkan hari ini). Tepat sekali, seorang juara selalu memperbaharuhi target yang ingin dicapainya. Tiada hari tanpa adanya kemajuan, bersiaplah untuk selalu lebih memberikan yang lebih baik dari apa yang Anda miliki sekarang. Live life with passion!

AIM HIGH, AIM RIGHT






By Darmadi Darmawangsa M.Sc., C.Eng.
DON Shula pelatih Miami Dolphin, klub football Amerika pernah diminta komentarnya bagaimana ia menyiapkan setiap pertandingan. Don mengatakan bahwa dalam setiap pertandingan, setiap pemain diingatkan bahwa tujuan akhir pertandingan adalah kemenangan. Sang wartawan lanjut bertanya,” tapi pasti team Anda juga pernah kalah?” Don menjawab,” benar, tetapi tujuan team kami adalah selalu menang.” Di dalam olahraga panahan, Anda harus mengarahkan bidikan Anda pada titik tengah bulatan yang terkecil. Bukan berarti Anda selalu akan mengenai titik tersebut, namun jika melesetpun, bidikan Anda akan mengenai sasaran tidak jauh dari lingkaran yang paling tengah. Vera Zvonareva, pemain tenis Rusia yang terkenal, dalam sebuah wawancara setelah mengalahkan Venus Williams mengatakan bahwa salah satu kunci kemenangannya adalah visualisasi goal yang dia lakukan setiap kali dia terjun ke lapangan dengan mem-visualisasikan kemenangan atas lawannya. Visualisasi ini membantu Vera mempunyai sikap positif untuk setiap kemenangan. Stephen Covey dalam bukunya The 7 habits for highly effective people mengingatkan kita untuk memulai sesuatu setelah melihat hasil akhirnya di dalam pikiran kita. Sebuah kejadian terjadi duakali, pertama di dalam pikiran kita dan kedua ketika kita merealisasikannya dengan tindakan yang konkrit.

Zig Ziglar pernah mengisahkan pemanah Alabama yang bernama Howard Hill. Howard mampu memanah dalam jarak 30 m dan dapat mengenai titik paling tengah dari sebuah target, namun itu belum cukup, dengan anak panah kedua, Hill mampu membelah anak panah pertama yang tertancap di titik paling tengah dari target. Ziglar menantang pendengarnya bahwa dia dapat mengajar mereka untuk mengalahkan Howard Hill dengan latihan yang singkat, tetapi dengan catatan Howard Hill mesti terlebih dahulu ditutup matanya dan lebih dari itu Hill akan diputar berkali-kali sampai tidak mampu melihat bahkan mengingat di mana target yang harus dituju. Anda pasti berkata,” yang benar saja, bagaimana seseorang dapat mengenai targetnya jika dia tidak dapat melihat?” Tepat sekali pertanyaan Anda, tetapi pertanyaan yang lebih dalam bagi kita semua yaitu bagaimana kita dapat mengenai suatu sasaran yang selama ini tidak kita punyai?

Goals adalah peta penjelajahan menuju kesuksesan Anda, tanpa peta tersebut Anda akan berputar-putar dalam lingkaran yang tidak dapat membawa Anda ke tempat yang Anda inginkan. Kita semua dapat belajar dari perjalanan bangsa Jepang setelah bom atom menghantam kota Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945. Hilangnya sebagian besar angkatan muda dan tidak tersedianya sumber daya alam, membuat bangsa Jepang harus berjuang keras untuk dapat bangkit. Namun bangsa Jepang tidak patah arang, mereka melakukan goal-setting untuk menjadi negara penghasil tekstil terbesar di dunia sebelum tahun 1960. Sungguh aneh untuk sebuah bangsa yang telah hancur baik secara financial maupun mental mampu mencapai tujuan mereka. Akankah mereka puas? Tidak. Mereka kemudian menentukan suatu goal yang lebih sulit lagi, yaitu dalam satu dekade berikutnya, Jepang ingin menjadi negara penghasil baja terbesar di dunia. Suatu tujuan yang mustahil karena Jepang tidak mempunyai bijih besi untuk memproduksikan baja. Namun mereka tidak kekurangan akal, dengan mengimpor bahan baku baja dari Eropa Timur, dan kemudian mengolahnya menjadi baja yang ringan dan sekali lagi membuktikan bahwa visi mereka tercapai. Puas?? Belum. Pada awal tahun 1970, Jepang ingin merebut pasar automobile dunia untuk menjadi negara penghasil mobil terbesar di dunia. Namun kali ini meleset, karena mereka baru mampu meraihnya pada tahun 1981. Sukses demi sukses tidak menyurutkan keinginan mereka untuk menjadi lebih baik lagi. Pada awal tahun 1980, Jepang sekali lagi membuat target ingin menjadi negara pembuat elektronik terbesar di dunia dan mimpi itupun menjadi kenyataan. Jepang tidak pernah berfokus pada kelemahan dan kekurangan mereka, namun mereka fokus terhadap kekuatan.

Buatlah target yang menantang agar Anda bisa terus meraih tingkat-tingkat kesuksesan yang lebih tinggi. Janganlah melihat kelemahan Anda, tetapi fokuskanlah diri Anda pada apa yang Anda punyai. Anda harus mampu melihat diri Anda sebagai seseorang yang dilahirkan untuk menjadi pemenang dan kejarlah mimpi Anda. Live your life with passion!

Sabtu, 14 Maret 2009

WORD OF MOUTH MARKETING




Tahun 1986 saya memulai bisnis menjual personal computer, jaman ketika harddisk 10 Megabite masih barang mewah dan harganya selangit. Komputer adalah barang yang tidak umum, hanya orang tertentu mau beli. Bisnis berjalan cukup sukses tanpa promosi dan iklan sama sekali. Satu satunya sebab adalah karena pembeli yang puas memberitahu temannya untuk beli di toko saya. Word of mouth marketing, hampir selalu menjadi kunci sukses bisnis kecil apapun. Toko roti yang enak, nasi pecel, soto ayam, toko kamera digital, semuanya menjadi sukses karena „getok tular“, marketing dari mulut kemulut, oleh pembeli yang sangat puas terhadap produk atau servis anda.






Word of mouth marketing adalah buku yang menarik, ringan untuk dibaca sehari habis, ditulis oleh CEO dari Word of Mouth Marketing Association, dan isinya sangat sarat dengan saran2 praktis yang bisa langsung dipakai dalam bisnis kita. Forwardnya ditulis oleh Seth Godin, penulis purple cow dan sejumlah buku laris lainnya. Afterwordnya ditulis oleh Guy Kawasaki, penulis The Art of The Start yang saya sukai. Buku ini bisa digabung dengan konsep buku „Made To Stick“, yang ditulis oleh Chip Heath & Dan Heath, untuk menjadi senjata ampuh perusahaan mempromosikan produknya.






Semua orang suka berbicara, gossip adalah kenikmatan, ngrumpi adalah kebiasaan, orang2 menceritakan produk yang disukainya, menyarankan temannya membeli ditoko yang dianggapnya hebat. Definisi Word of Mouth Marketing adalah tindakan yang dapat memberikan alasan supaya semua orang lebih mudah dan lebih suka membicarakan produk anda. Kata Seth Godin jadilah purple cow, sapi ungu, artinya menjadi „remarkable = worth remarking on, worth saying about“, mempunyai nilai untuk dibicarakan oleh orang lain.






Sebuah survey dari Verde Group menghasilkan pembuktian yang menarik, ternyata orang yang mendengar dari orang lain tentang keburukan produk atau service dari sebuah perusahaan akan lebih tidak mau membeli dari perusahaan itu dari pada orang yang telah mengalami sendiri keburukan itu. Artinya cerita orang lain sering mempunyai dapak luar biasa yang bahkan lebih besar daripada mengalaminya sendiri.






Word of Mouth bukan hanya „blog“ atau „review“ saja, hanya 20% saja dari WOM komunikasi terjadi online, 80% adalah pembicaraan antara pelanggan ke pelanggan yang terjadi sehari hari. Pertemuan sosial, telpon, SMS ataupun pembicaraan dikantor. Secara alamiah, sebuah service dan produk yang sangat baik akan menimbulkan „organik“ word of mouth. Sacara natural orang akan merekomendasikan anda bila anda bagus.






Tetapi marketing membutuhkan lebih dari itu. Perusahaan punya tugas untuk menimbulkan „amplified“ word of mouth marketing. Sebuah tidakan yang memang dilakukan untuk memperbesar efek WOM ini. Baik dengan iklan yang bagus, promosi yang tepat, game on line yang memikat, publikasi di koran ataupun event yang akan dibicarakan orang secara terus menerus.






Ada 4 hal yang mesti diawasi untuk membuat orang lain mau membicarakan produk anda. Pertama, jadilah sebuah perusahaan yang menarik atau ciptakan produk yang menarik. Orang tidak akan membicarakan hal yang umum dan menjemukan, tetapi akan suka menceritakan sesuatu yang menarik dan berbeda. Kedua, perusahaan harus mampu membuat pelanggannya bahagia. Pada ulang tahun ke 100 Harley Davidson, beratus orang berkendaraan bersama untuk memperingati kejadian besar itu, dan acara ini membuat semua orang bahagia. Ketiga, kita harus mendapatkan kepercayaan dan rasa hormat dari pelanggan kita. Tanpa adanya kepercayaan, orang enggan merekomendasikan anda karena ini akan membahayakan citra harga dirinya. Keempat, kita harus membuat hal itu mudah buat orang lain untuk membicarakan produk kita. Tahun 1996 Apple computer menawarkan produk komputer dengan warna merah oranye kuning ungu, semua orang ingin membicarakannya.






Internet membuat WOM menjadi lebih mudah dan mengalir, buku yang bagus akan direview bagus oleh semua orang di internet, yang akan membuat pembaca lain membeli. Kita tidak lagi percaya pada iklan dan promosi, tapi kita percaya pada orang lain yang mempunyai kesamaan dengan kita sebagai pelanggan. Harus ada kejujuran disana, karena sebuah penipuan akan menimbulkan kebencian massa dan berdampak negatip ganda. Suka atau tidak, orang akan membicarakan produk anda dan perusahaan anda, jadi lebih baik kita memperbaiki produk dan citra kita dengan jujur sehingga WOM akan menguntungkan diri kita.






Ada 5 elemen penting dalam WOM marketing. Yang pertama kita harus tahu siapa „Talkers“ atau pembicara yang dapat menjadi teman atau duta dari produk kita. Siapa mereka, apa kebiasaan mereka, dan apa yang menarik dari kacamatanya. Kedua, „Topics“, atau perihal apa yang dapat mereka bicarakan tentang anda? Harga murah, service bagus, TV ditaxi anda, kemudahan Valet parking gratis? Apa yang mudah dibicarakan oleh orang lain tentang perusahaan anda. Ketiga „Tools“ atau alat apa yang dapat kita berikan. Website game yang diciptakan untuk orang2 bermain, contoh produk gratis, postcards, emails lucu, apa saja alat yang bisa membuat orang mudah membicarakan atau menularkan produk anda kepada temannya.






Elemen keempat adalah „Taking Part“ atau partisipasi perusahaan. Misalkan kita memberi hadiah dalam lomba foto dengan memakai handphone merek tertentu dalam lomba foto keindahan alam. Ataupun kemauan perusahaan untuk menjawab pertanyaan di websitenya. Kita harus turut berpartisipasi dalam pembicaraan ini, karena kita bisa mengarahkannya pada hal yang lebih positip. Kelima adalah „Tracking“, atau pengawasan akan hasil WOM marketing kita, dan dengan melihat hasil dan penyesuaian, kita dapat membuat kegiatan ini lebih sukses lagi dimasa mendatang.






Ada banyak contoh dan saran saran praktis yang tersebar diseluruh buku dan mudah sekali untuk dipetik dan diaplikasikan dalam bisnis kita. Contoh menarik yang mungkin dapat kita tiru dan ubah supaya cocok dengan bisnis kita. Hotel baru The Wynn Las Vegas memberikan kamar gratis kepada sopir sopir taxi di Las Vegas untuk mempromosikan hotelnya. Zappo, penjual sepatu wanita terkenal, memberikan jaminan uang kembali selama setahun sejak tanggal pembelian. Hal yang tidak terduga membuat kita merasa nyaman untuk diceritakan pada orang lain.






Ada tiga alasan orang mau membicarakan produk atau perusahaan anda. Mereka menyukai anda atau produk anda, mereka merasa senang dan bangga dapat merekomendasikan anda, dan setelah merekomendasikannya mereka merasa menjadi satu bagian dari sebuah keluarga besar pemakai produk yang sama. WOM yang sukses harus memenuhi ketiga hal ini.






Berhati hatilah dengan hadiah uang untuk membuat klien mau membicarakan produk anda, karena secara umum ini akan membuat orang merasa negatip dan tidak mempunyai harga diri lagi. Hindari hadiah langsung, berikan kemudahan atau sebuah akses khusus, atapu pengalaman unik melihat pabrik anda, atau hal2 positip lain yang mengesankan.






Buku ini adalah sebuah bacaan enak yang berguna, ditulis ringan nikmat. Saya percaya buku ini akan berguna buat diri anda pribadi ataupun perusahaan anda. Anda dapat mengakses websitenya di www.wordofmouthbook.com. Selamat menikmati.

Rabu, 11 Maret 2009

Jadikan Blog sebagai Ladang Uang

By Joko Susilo | Comments (161) | Trackbacks (4)
Anda pasti sudah tahu apa itu blog. Mungkin anda malah sudah punya blog sendiri. Tapi, apa anda sudah tahu kalau blog anda itu bisa menghasilkan uang? Kalau belum, bagaimana cara mendapat uang dari blog?

Ok, saya jelaskan perlahan dan bertahap. Begini…sebagai orang yang berminat dengan bisnis internet, kita mesti tahu apa saja yang bisa jadi ladang uang. Karena ini penting buat perkembangan bisnis. Dan blog termasuk yang berpotensi untuk menambah penghasilan affiliate program yang kita jalankan.

Sebelum melangkah lebih mendalam, mari kita mulai dari jenis-jenis blog. Blog yang banyak digunakan orang saat ini bisa dibagi dalam lima model:

Blog Affiliate. Dalam blog affiliate, biasanya para affiliate marketer menambahkan link affiliate yang mereka miliki.
Web publisher blog. Blog model ini kurang lebih sama seperti media cetak. Ada content berupa artikel dan gambar, juga ada iklan. Jika anda ingin membuat model blog semacam ini, sebaiknya perhatikan isi (content) anda. Baik artikel yang anda tulis maupun gambar yang anda tampilkan. Tujuannya? Ya apalagi kalau bukan supaya banyak pengunjung yang mengunjungi blog anda. Harapannya, agar banyak yang tertarik pasang iklan di blog anda.
Sales blog.Blog ini sama seperti toko online. Biasanya, para pengusaha offline juga menjual produk mereka di internet. Barang-barang yang dipajang pun kadang sama seperti barang yang mereka jual secara offline.
Service blog. Jika sales blog menjual produk, service blog tentu menjual jasa. Jika anda punya keahlian tertentu, anda bisa promosikan jasa anda di sini. Keuntungan menggunakan blog, selain anda bisa tampil beda dari layanan jasa yang pernah ada, juga memperluas jangkauan pemasaran anda.
Blog network.Blog network atau jaringan blog adalah blog jenis web publisher yang bergabung jadi satu. Jadi isi blog network ini bisa terdiri dari puluhan atau bahkan ratusan blog. Tujuan dari blog network biasanya untuk meluaskan jaringan online anda. Supaya anda bisa punya banyak link ke blog-blog lain.
Oya, anda juga bisa menggabungkan jenis-jenis blog di atas untuk meluaskan pemasaran produk atau penjualan anda. Nah, ide paling cerdas yang bisa anda wujudkan adalah membuat blog yang menggabungkan antara jenis blog affiliate dengan jenis blog yang lain. Mungkin bisa anda gabungkan antara blog affiliate, sales blog dan web publisher jadi satu. Selain dapat uang dari penjualan produk affiliate, anda juga bisa dapat uang dari iklan!

Menarik bukan? Tapi… ingat, isi yang anda tampilkan di blog harus sesuai. Kalau produk-produk yang anda tampilkan tidak sesuai dengan isi web publisher dan produk affiliate anda, ini bisa gawat! Pengunjung bisa langsung memvonis blog anda norak. Alias isinya tidak sesuai dan campur aduk.

Jadi, anda mesti pintar-pintar memadukan dan menyesuaikan isi blog. Setuju? Silakan berkreasi dan buat blog anda sebagai ladang uang!

instanx

tukar link

Total Tayangan Halaman