Tuesday, November 11, 2008 by Blog Motivasi Sukses · 0 comments
Labels: Profil Negara - Negara Sukses
Mengapa Amerika butuh waktu 200 tahun alias 2 abad untuk bisa menjadi sukses seperti sekarang ini, sedangkan Jepang dan Korea Selatan hanya membutuhkan waktu kurang lebih setengah abad atau sekitar 50 tahun untuk bisa unggul dan menjadi salah satu negara termaju di dunia seperti yang kita lihat sekarang?
Korea Selatan misalnya, banyak diprediksikan oleh para pakar bahwa dalam tempo 10 tahun mendatang Korea akan berubah menjadi negara termaju di dunia mengalahkan Jepang maupun Amerika Serikat! Wah, hebat bener yah ;-)
Kenapa Korea -- dalam hal ini Korea Selatan -- bisa begitu sukses luar biasa dan mencengangkan dunia dengan kemajuan negaranya -- dalam banyak bidang terutama dalam bidang teknologi informasi, elektronika, otomotif, konstruksi bangunan dan kapal -- yang rakyatnya sendiri begitu shock melihat perkembangan negaranya? Banyak hal.
Mau tau apa aja? Dilanjutin bacaan yah ;-)
Beberapa diantaranya yang perlu kita teladani sebagai kunci sukses mereka adalah "FOKUS, TOTALITAS, KEDISIPLINAN SERTA KEGIGIHAN" yang luar biasa dalam berusaha dan tak kenal lelah membangun negara dan bangsanya keluar dari keterpurukan menjadi negara yang sangat maju di dunia.
Orang Korea sudah biasa bekerja 14 - 18 jam sehari, 94 - 126 jam seminggu. Coba bandingin dengan kita, bekerja 8 jam sehari aja gak maksimal n malesnya minta ampun hehehe...
Orang Korea dikenal sebagai bangsa yang memiliki etos kerja yang sangat tinggi. (Kalo Indonesia etos nganggurnya yang tinggi hehehe...) Bagi mereka waktu bukan hanya uang, emas, ataupun pedang, waktu adalah kehidupan itu sendiri. Maka tak heran jika orang Korea begitu fokus dan total dalam segala hal. Bila datang waktu kerja, mereka kerja dengan totalitas sedang bila tiba waktu libur mereka betul - betul memanfaatkan waktu liburnya secara totalitas untuk memulihkan kembali (recreate) semangat dan gairah agar dapat bekerja lagi dengan total, optimal dan maksimal.
Masyarakat Korea sangat dikenal dunia dengan teknologinya. Siapa sih yang gak kenal merek Samsung, LG, Daewoo, atau Hyundai? Bukan hanya dalam bidang teknologi. Dalam bidang pendidikan, Korea adalah negara dengan populasi penduduk bergelar Doktor dan Professor tertinggi di dunia! (Ck..ck..ck.. hebat buenerrr yah) Sungguh luar biasa! Mereka sadar betul bahwa pendidikan adalah salah satu investasi terbaik masa depan -- dan sepanjang masa -- serta menjadi parameter dan tolak ukur kesuksesan sebuah negara!
Bagaimana dengan Indonesia? (waduh gak komen deh hehehe...) Sungguh amat menyedihkan sekaligus memalukan (bener gak tuh) :-( Kita sudah setengah abad lebih merdeka tetapi bukannya bergerak maju malahan semakin hari semakin mundur, terpuruk, dan tertinggal dari negara lain. Tah usah Korea, dari negara yang baru merdeka semisal Vietnam saja kita sudah tertinggal (gile benerrr hehehe...) apatah lagi dengan Malaysia, Singapura, Cina ataupun Korea. Kita memang harus banyak belajar (Belajar kembali dari nol kali yah) Belajar dari bangsa - bangsa lain di dunia yang telah duluan maju. Sudah saatnya bangsa ini bangkit. Yakinilah kita bisa seperti mereka. (ayo, kamu bisa!) Bahkan melebihi mereka pun bisa. Itu hanya persoalan waktu.
Benar tidak??!
Rabu, 08 April 2009
Rahasia Itu Bernama KAIZEN dan HANSEI
Tuesday, November 11, 2008 by Blog Motivasi Sukses · 0 comments
Labels: Profil Negara - Negara Sukses
Siapa yang gak kenal dengan Jepang. Negeri Matahari terbit yang maju dan sukses menjadi salah satu bangsa dan negara termaju di dunia. Siapa pula yang gak kenal merek - merek Honda, Suzuki, Yamaha, Kawasaki, Sharp, Aquos, Akira dan masih banyak lagi yang lahir dari negeri para samurai itu?
Pertanyaannya kemudian adalah Mengapa Jepang bisa demikian sukses dan mencengangkan dunia dengan teknologi, inovasi, dan penemuan - penemuannya? Apa rahasia dibalik segala kesuksesan itu? Apakah kita bisa melakukan hal yang sama seperti Jepang?
Mau tau jawabannya? Ok...ok... Silahkan baca posting ini selengkapnya... ;-)
Jepang secara geografis adalah negara yang sangat minim sumber daya alam. Namun hal ini tidak menyurutkan mental dan tekad bangsa tersebut untuk maju dan bersaing dengan negara lain di dunia. Bahkan hal ini semakin memotivasi Jepang untuk membuktikan bahwa negaranya layak dan pantas jadi pemenang dan unggul.
Kharakteristik bangsa Jepang yang utama -- yang juga menjadi pelajaran bagi bangsa - bangsa di dunia -- adalah sikap dan mentalitas pekerja keras. Bagi mereka hidup adalah bekerja. Tiada hari tanpa belajar dan bekerja. Orang - orang Jepang sangat disiplin dan menaruh penghargaan yang sangat tinggi terhadap waktu. Seperti halnya Korea -- lihat posting "Belajar dari Korea" -- orang Jepang sudah biasa bekerja 14 - 18 jam sehari, 94 - 126 jam seminggu. Bagi mereka tiada waktu selain bekerja dan belajar.
Banyak hal dan kebiasaan positif yang bisa kita pelajari dan teladani dari negeri matahari terbit ini. Mau tau apa aja? Banyak hal. Beberapa diantaranya:
1. Orang Jepang itu Book - minded
Bukan pemandangan aneh jika kita melihat disepanjang jalan dan sudut kota di Jepang setiap orang sibuk dan asyik tenggelam dengan bacaannya. Hal ini sangat kontras dengan Indonesia. Orang Indonesia lebih senang menghabiskan waktunya untuk bersantai, bermain, bersenda gurau, dan bersenang-senang ketimbang membaca atau melakukan kegiatan - kegiatan positif lainnya.
2. Orang Jepang sangat suka belajar hal - hal baru
Mereka sangat haus akan hal - hal baru yang baru tapi bermanfaat. Tak heran bila banyak kreasi dan inovasi lahir dari negara tersebut. Robot yang bisa membantu pekerjaan rumah tangga. Kacamata yang bisa melacak benda yang hilang. Kereta listrik kecepatan super cepat. Alat penggaruk yang bisa mengetahui letak rasa gatal hingga LCD HDTV semisal Aquos. Ini hanyalah segelintir dari daftar panjang inovasi yang lahir dari negeri asal ikebana dan origami tersebut.
3. Prinsip Hidup itu Bernama Kaizen dan Hansei
Salah satu rahasia sukses terbesar bangsa Jepang selain yang telah disebutkan diatas adalah Kaizen dan Hansei. Apa itu Kaizen dan Hansei? Kaizen adalah "Ongoing and Continous Improvement. Penyempurnaan tiada henti." sedangkan Hansei adalah Never Ending Correction alias Perbaikan Tiada Henti.
Kedua kunci yang disebutkan terakhir merupakan filosofi hidup bangsa Jepang yang telah mengakar dan mendarahdaging. Inilah juga yang menjadi sokoguru bangkitnya perekonomian bangsa Jepang. Tak heran bila kemudian Jepang tampil menjadi negara maju bahkan termaju di dunia mengalahkan gurunya Jerman. Dan kini Jepang merupakan salah satu kekuatan ekonomi dunia yang sangat dikagumi.
Bisakah bangsa ini mengikuti jejak bangsa Jepang untuk bangkit dari keterpurukan ini?
Biarkan waktu yang menjawabnya.
Benar tidak?!
Labels: Profil Negara - Negara Sukses
Siapa yang gak kenal dengan Jepang. Negeri Matahari terbit yang maju dan sukses menjadi salah satu bangsa dan negara termaju di dunia. Siapa pula yang gak kenal merek - merek Honda, Suzuki, Yamaha, Kawasaki, Sharp, Aquos, Akira dan masih banyak lagi yang lahir dari negeri para samurai itu?
Pertanyaannya kemudian adalah Mengapa Jepang bisa demikian sukses dan mencengangkan dunia dengan teknologi, inovasi, dan penemuan - penemuannya? Apa rahasia dibalik segala kesuksesan itu? Apakah kita bisa melakukan hal yang sama seperti Jepang?
Mau tau jawabannya? Ok...ok... Silahkan baca posting ini selengkapnya... ;-)
Jepang secara geografis adalah negara yang sangat minim sumber daya alam. Namun hal ini tidak menyurutkan mental dan tekad bangsa tersebut untuk maju dan bersaing dengan negara lain di dunia. Bahkan hal ini semakin memotivasi Jepang untuk membuktikan bahwa negaranya layak dan pantas jadi pemenang dan unggul.
Kharakteristik bangsa Jepang yang utama -- yang juga menjadi pelajaran bagi bangsa - bangsa di dunia -- adalah sikap dan mentalitas pekerja keras. Bagi mereka hidup adalah bekerja. Tiada hari tanpa belajar dan bekerja. Orang - orang Jepang sangat disiplin dan menaruh penghargaan yang sangat tinggi terhadap waktu. Seperti halnya Korea -- lihat posting "Belajar dari Korea" -- orang Jepang sudah biasa bekerja 14 - 18 jam sehari, 94 - 126 jam seminggu. Bagi mereka tiada waktu selain bekerja dan belajar.
Banyak hal dan kebiasaan positif yang bisa kita pelajari dan teladani dari negeri matahari terbit ini. Mau tau apa aja? Banyak hal. Beberapa diantaranya:
1. Orang Jepang itu Book - minded
Bukan pemandangan aneh jika kita melihat disepanjang jalan dan sudut kota di Jepang setiap orang sibuk dan asyik tenggelam dengan bacaannya. Hal ini sangat kontras dengan Indonesia. Orang Indonesia lebih senang menghabiskan waktunya untuk bersantai, bermain, bersenda gurau, dan bersenang-senang ketimbang membaca atau melakukan kegiatan - kegiatan positif lainnya.
2. Orang Jepang sangat suka belajar hal - hal baru
Mereka sangat haus akan hal - hal baru yang baru tapi bermanfaat. Tak heran bila banyak kreasi dan inovasi lahir dari negara tersebut. Robot yang bisa membantu pekerjaan rumah tangga. Kacamata yang bisa melacak benda yang hilang. Kereta listrik kecepatan super cepat. Alat penggaruk yang bisa mengetahui letak rasa gatal hingga LCD HDTV semisal Aquos. Ini hanyalah segelintir dari daftar panjang inovasi yang lahir dari negeri asal ikebana dan origami tersebut.
3. Prinsip Hidup itu Bernama Kaizen dan Hansei
Salah satu rahasia sukses terbesar bangsa Jepang selain yang telah disebutkan diatas adalah Kaizen dan Hansei. Apa itu Kaizen dan Hansei? Kaizen adalah "Ongoing and Continous Improvement. Penyempurnaan tiada henti." sedangkan Hansei adalah Never Ending Correction alias Perbaikan Tiada Henti.
Kedua kunci yang disebutkan terakhir merupakan filosofi hidup bangsa Jepang yang telah mengakar dan mendarahdaging. Inilah juga yang menjadi sokoguru bangkitnya perekonomian bangsa Jepang. Tak heran bila kemudian Jepang tampil menjadi negara maju bahkan termaju di dunia mengalahkan gurunya Jerman. Dan kini Jepang merupakan salah satu kekuatan ekonomi dunia yang sangat dikagumi.
Bisakah bangsa ini mengikuti jejak bangsa Jepang untuk bangkit dari keterpurukan ini?
Biarkan waktu yang menjawabnya.
Benar tidak?!
Kesuksesan kecil itu TIDAK KECIL!
Monday, November 03, 2008 by Blog Motivasi Sukses · 0 comments
Labels: Inspirasi Luar Biasa
Ada pepatah bijak mengatakan "Nikmatilah hidup dengan melakukan hal - hal yang kecil, karena jika suatu saat anda menengok ke belakang ternyata hal - hal kecil tersebut tidaklah kecil"
Bukankah sungguh indah dan benar pepatah bijak tersebut?
Setiap tindakan yang kita lakukan kemarin sekecil apapun itu bisa kita lihat dampak dan hasilnya hari ini. Demikian pula sekecil, sesepele dan seremeh apapun tindakan yang kita lakukan hari ini PASTI memberi nilai, dampak, dan hasil di kemudian hari entah itu esok, lusa dan seterusnya.
Namun, kebanyakan kita kerap memaknai sukses itu dengan sesuatu yang mesti hebat, besar dan luar biasa. Kalau tidak hebat, besar dan luar biasa tidaklah dianggap sebagai sebuah kesuksesan. Padahal setiap kesuksesan kecil yang kita bangun hari ini adalah jalan untuk kesuksesan besar di esok hari. Bukankah kesuksesan besar adalah akumulasi dari kesuksesan - kesuksesan kecil yang kita lakukan tiap hari?
Apa yang dirumuskan oleh Aa Gym dalam rumus 3M-nya patut kita resapi dan garisbawahi. Apa itu 3M?
1. Mulailah dari diri sendiri
2. Mulailah dari hal - hal yang kecil
3. Mulailah sekarang juga!
Dengan belajar membiasakan dan mengkondisikan diri melakukan hal - hal yang kecil seremeh apapun itu sekarang juga tanpa menunda - nunda waktu barang semenit pun, maka kita akan begitu takjub dengan KEAJAIBAN yang akan terjadi. Bersiap-siaplah keajaiban akan merubah hidup anda.
Bagaimana menurut anda?
Labels: Inspirasi Luar Biasa
Ada pepatah bijak mengatakan "Nikmatilah hidup dengan melakukan hal - hal yang kecil, karena jika suatu saat anda menengok ke belakang ternyata hal - hal kecil tersebut tidaklah kecil"
Bukankah sungguh indah dan benar pepatah bijak tersebut?
Setiap tindakan yang kita lakukan kemarin sekecil apapun itu bisa kita lihat dampak dan hasilnya hari ini. Demikian pula sekecil, sesepele dan seremeh apapun tindakan yang kita lakukan hari ini PASTI memberi nilai, dampak, dan hasil di kemudian hari entah itu esok, lusa dan seterusnya.
Namun, kebanyakan kita kerap memaknai sukses itu dengan sesuatu yang mesti hebat, besar dan luar biasa. Kalau tidak hebat, besar dan luar biasa tidaklah dianggap sebagai sebuah kesuksesan. Padahal setiap kesuksesan kecil yang kita bangun hari ini adalah jalan untuk kesuksesan besar di esok hari. Bukankah kesuksesan besar adalah akumulasi dari kesuksesan - kesuksesan kecil yang kita lakukan tiap hari?
Apa yang dirumuskan oleh Aa Gym dalam rumus 3M-nya patut kita resapi dan garisbawahi. Apa itu 3M?
1. Mulailah dari diri sendiri
2. Mulailah dari hal - hal yang kecil
3. Mulailah sekarang juga!
Dengan belajar membiasakan dan mengkondisikan diri melakukan hal - hal yang kecil seremeh apapun itu sekarang juga tanpa menunda - nunda waktu barang semenit pun, maka kita akan begitu takjub dengan KEAJAIBAN yang akan terjadi. Bersiap-siaplah keajaiban akan merubah hidup anda.
Bagaimana menurut anda?
Keputusan untuk Sukses!
Wednesday, November 05, 2008 by Blog Motivasi Sukses · 0 comments
Labels: Inspirasi Luar Biasa
Ada pepatah bijak yang mengatakan bahwa "Anda 5 tahun kemudian akan sama dengan sekarang KECUALI 3 HAL yaitu:
1. Buku yang anda baca
2. Orang yang anda temui
3. Keputusan yang anda buat"
2 hal yang disebutkan pertama tidaklah lebih penting dari yang disebutkan terakhir meski semuanya merupakan sebuah paket yang utuh yaitu paket kesuksesan. Namun faktor yang ketiga adalah faktor yang teramat sentral dan utama dalam setiap kesuksesan yang kita ingin raih. Mengapa? Karena ada orang bijak pernah berkata "Buatlah sebuah keputusan maka anda telah 50 % sukses" Ini sepenuhnya benar.
Dengan belajar mengambil dan membuat keputusan untuk sukses, sama halnya bahwa kita telah benar - benar membulatkan tekad karena ingin dan mau untuk sukses. Bukankah sudah sering kita dengar peribahasa "Where there is a will, there is a way" Dimana ada keinginan, disitu ada jalan. Dengan begitu kita telah membangkitkan energi penggerak yang memotivasi diri kita untuk berjuang meraih apa yang kita inginkan dan ini -- seperti yang diungkapkan sebelumnya -- berarti kita telah 50 % sukses.
Langkah selanjutnya tinggal bagaimana merealisasikan keputusan tersebut menjadi bukan hanya mimpi dan harapan tapi menjadi sebuah kenyataan. Maka perlu adanya konsistensi dan persistensi (kesinambungan) serta determinasi (kesungguhan) dalam setiap tindakan kita sehingga kita pada gilirannya kita telah 99 % Sukses! Kenapa gak 100 %? Sebab kata orang tidak ada yang benar-benar 100 % di dunia ini.
Bila ini telah kita lakukan maka meski terkadang hasil akhir yang diraih tidak sejalan dengan apa yang direncanakan, tidaklah menjadi soal. Karena menurut Anthony Robbins, Pelatih Sukses No. 1 Dunia, "tidak penting berapa banyak kegagalan yang kita temui, tetapi seberapa banyak yang bisa kita hasilkan" jadi intinya adalah hasil. Tindakan kita apapun itu pasti akan membuahkan hasil baik itu hasil yang kita harapkan atau hasil yang kita tidak harapkan. Apapun hasilnya yang terpenting adalah sikap mental pantang menyerah dan semangat juang yang tinggi untuk menggapai apa yang kita impikan. Inilah yang harus dipupuk dan dipelihara.
Jadi, jika anda tidak ingin tetap sama keadaan dan kondisi -- baik itu kondisi intelektual, spiritual maupun finansial -- anda sekarang dengan 5 tahun mendatang, maka Buatlah keputusan bahwa saya harus sukses apapun yang terjadi. Karena kenapa? Karena "Success is My Right" Sukses itu hak saya. Demikian kata Andrie Wongso, Motivator No. 1 Indonesia.
Bagaimana menurut anda?
Labels: Inspirasi Luar Biasa
Ada pepatah bijak yang mengatakan bahwa "Anda 5 tahun kemudian akan sama dengan sekarang KECUALI 3 HAL yaitu:
1. Buku yang anda baca
2. Orang yang anda temui
3. Keputusan yang anda buat"
2 hal yang disebutkan pertama tidaklah lebih penting dari yang disebutkan terakhir meski semuanya merupakan sebuah paket yang utuh yaitu paket kesuksesan. Namun faktor yang ketiga adalah faktor yang teramat sentral dan utama dalam setiap kesuksesan yang kita ingin raih. Mengapa? Karena ada orang bijak pernah berkata "Buatlah sebuah keputusan maka anda telah 50 % sukses" Ini sepenuhnya benar.
Dengan belajar mengambil dan membuat keputusan untuk sukses, sama halnya bahwa kita telah benar - benar membulatkan tekad karena ingin dan mau untuk sukses. Bukankah sudah sering kita dengar peribahasa "Where there is a will, there is a way" Dimana ada keinginan, disitu ada jalan. Dengan begitu kita telah membangkitkan energi penggerak yang memotivasi diri kita untuk berjuang meraih apa yang kita inginkan dan ini -- seperti yang diungkapkan sebelumnya -- berarti kita telah 50 % sukses.
Langkah selanjutnya tinggal bagaimana merealisasikan keputusan tersebut menjadi bukan hanya mimpi dan harapan tapi menjadi sebuah kenyataan. Maka perlu adanya konsistensi dan persistensi (kesinambungan) serta determinasi (kesungguhan) dalam setiap tindakan kita sehingga kita pada gilirannya kita telah 99 % Sukses! Kenapa gak 100 %? Sebab kata orang tidak ada yang benar-benar 100 % di dunia ini.
Bila ini telah kita lakukan maka meski terkadang hasil akhir yang diraih tidak sejalan dengan apa yang direncanakan, tidaklah menjadi soal. Karena menurut Anthony Robbins, Pelatih Sukses No. 1 Dunia, "tidak penting berapa banyak kegagalan yang kita temui, tetapi seberapa banyak yang bisa kita hasilkan" jadi intinya adalah hasil. Tindakan kita apapun itu pasti akan membuahkan hasil baik itu hasil yang kita harapkan atau hasil yang kita tidak harapkan. Apapun hasilnya yang terpenting adalah sikap mental pantang menyerah dan semangat juang yang tinggi untuk menggapai apa yang kita impikan. Inilah yang harus dipupuk dan dipelihara.
Jadi, jika anda tidak ingin tetap sama keadaan dan kondisi -- baik itu kondisi intelektual, spiritual maupun finansial -- anda sekarang dengan 5 tahun mendatang, maka Buatlah keputusan bahwa saya harus sukses apapun yang terjadi. Karena kenapa? Karena "Success is My Right" Sukses itu hak saya. Demikian kata Andrie Wongso, Motivator No. 1 Indonesia.
Bagaimana menurut anda?
Sukses Setiap Hari!
Monday, November 03, 2008 by Blog Motivasi Sukses · 0 comments
Labels: Motivasi Sukses
Ada suatu ungkapan bijak yang sangat indah bahwa "Sukses itu dibangun senti demi senti setiap hari" apakah anda setuju dengan ungkapan tersebut?
Anda boleh setuju atau tidak setuju dengan ungkapan tersebut. Itu sah - sah saja karena itu hak anda. :-) Namun yang perlu digarisbawahi disini adalah "Succes won't come itself" sukses itu tidak datang dengan sendirinya. Ia mesti diciptakan, diupayakan, dan dibangun senti demi senti, setahap demi tahap, sedikit demi sedikit setiap hari.
Ibarat membangun rumah dibutuhkan proses yang tidak sebentar dan kesabaran yang tidak sedikit. Dimulai dengan membangun fondasinya yaitu keyakinan. Selanjutnya dinding dan tiangnya yaitu tindakan yang konsisten dan persisten. Kemudian ke tahap yang terakhir yaitu membangun atap. Atap rumah kesuksesan ini dibangun sepenuhnya dengan 'Visualisasi Impian' sehingga kemudian rumah kesuksesan yang kita impikan dan idam - idamkan dapat terwujud.
3 kata kunci yang dapat kita saring disini adalah "Keyakinan, Tindakan yang Konsisten dan Visualisasi Impian."
Tiga pilar sukses inilah yang menjadi spirit dan motor penggerak setiap kesuksesan.
Dengan konsisten membangun kesuksesan kita senti demi senti, setahap demi tahap, sedikit demi sedikit setiap hari dengan keyakinan yang seyakin - yakinnya yakin, dibarengi dengan tindakan nyata yang konsisten dan persisten serta dipoles dengan visualisasi impian yang kuat secara detail dan emosionil seolah - olah SUDAH terwujud, maka cepat atau lambat impian kita PASTI terwujud. Itu hanya masalah waktu. Bukankah "Between a Dream and Reality, there only time that separates"antara Impian dan Kenyataan hanya dipisahkan oleh waktu?
Maka marilah kita bangun kesuksesan - kesuksesan kecil setiap hari sehingga perjalanan hidup kita adalah Sebuah Perjalanan Kesuksesan. Bukankah sukses adalah sebuah perjalanan?
Bagaimana menurut anda?
Labels: Motivasi Sukses
Ada suatu ungkapan bijak yang sangat indah bahwa "Sukses itu dibangun senti demi senti setiap hari" apakah anda setuju dengan ungkapan tersebut?
Anda boleh setuju atau tidak setuju dengan ungkapan tersebut. Itu sah - sah saja karena itu hak anda. :-) Namun yang perlu digarisbawahi disini adalah "Succes won't come itself" sukses itu tidak datang dengan sendirinya. Ia mesti diciptakan, diupayakan, dan dibangun senti demi senti, setahap demi tahap, sedikit demi sedikit setiap hari.
Ibarat membangun rumah dibutuhkan proses yang tidak sebentar dan kesabaran yang tidak sedikit. Dimulai dengan membangun fondasinya yaitu keyakinan. Selanjutnya dinding dan tiangnya yaitu tindakan yang konsisten dan persisten. Kemudian ke tahap yang terakhir yaitu membangun atap. Atap rumah kesuksesan ini dibangun sepenuhnya dengan 'Visualisasi Impian' sehingga kemudian rumah kesuksesan yang kita impikan dan idam - idamkan dapat terwujud.
3 kata kunci yang dapat kita saring disini adalah "Keyakinan, Tindakan yang Konsisten dan Visualisasi Impian."
Tiga pilar sukses inilah yang menjadi spirit dan motor penggerak setiap kesuksesan.
Dengan konsisten membangun kesuksesan kita senti demi senti, setahap demi tahap, sedikit demi sedikit setiap hari dengan keyakinan yang seyakin - yakinnya yakin, dibarengi dengan tindakan nyata yang konsisten dan persisten serta dipoles dengan visualisasi impian yang kuat secara detail dan emosionil seolah - olah SUDAH terwujud, maka cepat atau lambat impian kita PASTI terwujud. Itu hanya masalah waktu. Bukankah "Between a Dream and Reality, there only time that separates"antara Impian dan Kenyataan hanya dipisahkan oleh waktu?
Maka marilah kita bangun kesuksesan - kesuksesan kecil setiap hari sehingga perjalanan hidup kita adalah Sebuah Perjalanan Kesuksesan. Bukankah sukses adalah sebuah perjalanan?
Bagaimana menurut anda?
Sang Jawara Sejati
Labels: Motivasi Luar Biasa
Tahukah anda siapakah sang jawara sejati itu? seperti apa ciri orang yang disebut sebagai sang jawara sejati tersebut? Mengapa pula ia disebut sebagai jawara (pemenang) sejati?
Penasaran khan? :-) silahkan baca posting saya selengkapnya...
Sejatinya kita semua -- makhluk yang kebetulan bernama manusia ini -- adalah sang pemenang dan jawara - jawara sejati. Mau tau kenapa? Karena pada hakikatnya kita adalah hasil sebuah pencapaian luar biasa sukses dari sebuah sel sperma yang gagah berani mengalahkan jutaan sel sperma lainnya yang kemudian membuahi sel telur (ovum) maka jadilah kita. Itu adalah bukti bahwa kita diciptakan untuk menjadi sang pemenang (jawara sejati). Kita telah menang di alam rahim maka janganlah jadi 'pecundang' di alam dunia ini.
Pada masing - masing kita telah tertanam spirit sang pemenang yang built - in. Yakni sel sperma tadi yang memberikan pelajaran yang amat berharga bahwa sesungguhnya pada masing - masing kita telah memiliki potensi luar biasa yang dilekatkan Tuhan semenjak lahir agar dapat diberdayakan, dimaksimalkan, dioptimalkan, diasah dan didayagunakan untuk kebaikan sesama.
Salah satu ciri sang pemenang / jawara sejati ialah bahwa dia selalu bersikap optimis dan memandang segalanya dengan kacamata positif. Jika orang bilang masalah, baginya adalah peluang emas. Orang lain mengatakan resiko, baginya adalah rejeki yang tersembunyi. Apabila orang lain menganggap susah dan tidak mungkin, dia tersenyum :-) dan tetap optimis dan berpikir positif bahwa tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha dan yakin bisa meski susah. Dengan demikian tidak ada yang dapat menghalanginya dari pencapaian sebuah Kesuksesan.
Maka benarlah ungkapan bijak yang mengatakan bahwa "Orang yang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap malapetaka, Orang yang pesimis selalu melihat malapetaka dalam setiap kesempatan"
Contoh yang paling sering kita dengar adalah Thomas A. Edison, sang penemu bola lampu pijar yang hanya bersekolah selama 3 bulan selama hidupnya. Kegagalan demi kegagalan dalam setiap eksperimennya tidak menjadikan Thomas berkecil hati. Justru dengan setiap kegagalan yang dia alami semakin memicu dan memotivasi dia untuk terus berbuat, berkarya dan berkreasi. Baginya kegagalan bukanlah kegagalan. Menurut Edison dia tidak gagal 9999 kali. Namun, dia telah berhasil membuat 9999 kali eksperimen dan rumusan yang belum membuahkan hasil!. Maka yang ke 10.000 kali hanya bonus bagi kegigihan dan optimismenya dalam memandang sebuah upaya meraih kesuksesan. Inilah contoh yang luar biasa sepanjang masa yang patut kita tiru. Seandainya Edison pesimes dan berhenti di kali yang ke 9999 tentu ceritanya akan lain.
Oleh karena itu kawan, marilah kita senantiasa optimis dalam memandang hidup dan kehidupan ini karena itu adalah salah satu ciri mentalitas sang juara. Bukankah optimisme adalah roh bagi kesuksesan?
Bagaimana menurut anda?
Tahukah anda siapakah sang jawara sejati itu? seperti apa ciri orang yang disebut sebagai sang jawara sejati tersebut? Mengapa pula ia disebut sebagai jawara (pemenang) sejati?
Penasaran khan? :-) silahkan baca posting saya selengkapnya...
Sejatinya kita semua -- makhluk yang kebetulan bernama manusia ini -- adalah sang pemenang dan jawara - jawara sejati. Mau tau kenapa? Karena pada hakikatnya kita adalah hasil sebuah pencapaian luar biasa sukses dari sebuah sel sperma yang gagah berani mengalahkan jutaan sel sperma lainnya yang kemudian membuahi sel telur (ovum) maka jadilah kita. Itu adalah bukti bahwa kita diciptakan untuk menjadi sang pemenang (jawara sejati). Kita telah menang di alam rahim maka janganlah jadi 'pecundang' di alam dunia ini.
Pada masing - masing kita telah tertanam spirit sang pemenang yang built - in. Yakni sel sperma tadi yang memberikan pelajaran yang amat berharga bahwa sesungguhnya pada masing - masing kita telah memiliki potensi luar biasa yang dilekatkan Tuhan semenjak lahir agar dapat diberdayakan, dimaksimalkan, dioptimalkan, diasah dan didayagunakan untuk kebaikan sesama.
Salah satu ciri sang pemenang / jawara sejati ialah bahwa dia selalu bersikap optimis dan memandang segalanya dengan kacamata positif. Jika orang bilang masalah, baginya adalah peluang emas. Orang lain mengatakan resiko, baginya adalah rejeki yang tersembunyi. Apabila orang lain menganggap susah dan tidak mungkin, dia tersenyum :-) dan tetap optimis dan berpikir positif bahwa tidak ada yang tidak mungkin selama kita mau berusaha dan yakin bisa meski susah. Dengan demikian tidak ada yang dapat menghalanginya dari pencapaian sebuah Kesuksesan.
Maka benarlah ungkapan bijak yang mengatakan bahwa "Orang yang optimis selalu melihat kesempatan dalam setiap malapetaka, Orang yang pesimis selalu melihat malapetaka dalam setiap kesempatan"
Contoh yang paling sering kita dengar adalah Thomas A. Edison, sang penemu bola lampu pijar yang hanya bersekolah selama 3 bulan selama hidupnya. Kegagalan demi kegagalan dalam setiap eksperimennya tidak menjadikan Thomas berkecil hati. Justru dengan setiap kegagalan yang dia alami semakin memicu dan memotivasi dia untuk terus berbuat, berkarya dan berkreasi. Baginya kegagalan bukanlah kegagalan. Menurut Edison dia tidak gagal 9999 kali. Namun, dia telah berhasil membuat 9999 kali eksperimen dan rumusan yang belum membuahkan hasil!. Maka yang ke 10.000 kali hanya bonus bagi kegigihan dan optimismenya dalam memandang sebuah upaya meraih kesuksesan. Inilah contoh yang luar biasa sepanjang masa yang patut kita tiru. Seandainya Edison pesimes dan berhenti di kali yang ke 9999 tentu ceritanya akan lain.
Oleh karena itu kawan, marilah kita senantiasa optimis dalam memandang hidup dan kehidupan ini karena itu adalah salah satu ciri mentalitas sang juara. Bukankah optimisme adalah roh bagi kesuksesan?
Bagaimana menurut anda?
Success is Unlimited!
Thursday, October 30, 2008 by Blog Motivasi Sukses ·
Labels: Motivasi Sukses
Apakah anda percaya bahwa sesungguhnya sukses sejati itu tidak terbatas? Lantas mengapa banyak orang yang membatasi kesuksesan mereka karena menganggap telah mencapai target dan impiannya dan cukup sampai disini serta tidak merasa perlu untuk berbuat yang lebih lagi untuk sukses selanjutnya?
Sering ketika kita bermimpi, merencanakan target - target yang akan dicapai, kemudian menindaklanjutinya dengan tindakan nyata sehingga pada akhirnya impian kita itu terwujud. Kita kerap merasa 'feeling so good' akan keberhasilan kita dan merasa cukup terhadap segala pencapaian kita kini dan tidak perlu berbuat apa - apa lagi. Padahal ketika kita merasa sudah sukses sesungguhnya pada saat itulah kita sudah BERHENTI sukses.
Karena sesungguhnya sukses itu merupakan sebuah perjalanan (proses) bukan tujuan (hasil). Dengan begini kita akan terpacu untuk tetap membuat sukses - sukses baru.
Ketika satu mimpi kita terwujud maka bersyukurlah atas pencapaian tsb. Selanjutnya tugas kita adalah bergerak lagi dan buat mimpi - mimpi dan sukses - sukses lain. Misal, ketika impian kita untuk membangun bisnis telah tercapai. Buat lagi bisnis - bisnis lain yang menjanjikan atau ekspansi bisnis yang telah ada (mapan) atau ciptakan sesuatu yang bernilai positif bagi sesama sehingga kesuksesan selalu bersama kita.
Sungguh indah apa yang dilontarkan oleh seorang filsuf kenamaan bernama Muhammad Iqbal bahwa "Diam berarti mati, Bergerak berarti hidup." Bergeraklah selalu . Buatlah kesuksesan - kesuksesan baru sehingga apapun yang kita lakukan adalah sebuah kesuksesan, bukankah Sukses itu adalah sebuah perjalanan? Inilah yang dinamakan sebagai "unlimited success" Sukses tak berbatas.
Bagaimana menurut anda?
Labels: Motivasi Sukses
Apakah anda percaya bahwa sesungguhnya sukses sejati itu tidak terbatas? Lantas mengapa banyak orang yang membatasi kesuksesan mereka karena menganggap telah mencapai target dan impiannya dan cukup sampai disini serta tidak merasa perlu untuk berbuat yang lebih lagi untuk sukses selanjutnya?
Sering ketika kita bermimpi, merencanakan target - target yang akan dicapai, kemudian menindaklanjutinya dengan tindakan nyata sehingga pada akhirnya impian kita itu terwujud. Kita kerap merasa 'feeling so good' akan keberhasilan kita dan merasa cukup terhadap segala pencapaian kita kini dan tidak perlu berbuat apa - apa lagi. Padahal ketika kita merasa sudah sukses sesungguhnya pada saat itulah kita sudah BERHENTI sukses.
Karena sesungguhnya sukses itu merupakan sebuah perjalanan (proses) bukan tujuan (hasil). Dengan begini kita akan terpacu untuk tetap membuat sukses - sukses baru.
Ketika satu mimpi kita terwujud maka bersyukurlah atas pencapaian tsb. Selanjutnya tugas kita adalah bergerak lagi dan buat mimpi - mimpi dan sukses - sukses lain. Misal, ketika impian kita untuk membangun bisnis telah tercapai. Buat lagi bisnis - bisnis lain yang menjanjikan atau ekspansi bisnis yang telah ada (mapan) atau ciptakan sesuatu yang bernilai positif bagi sesama sehingga kesuksesan selalu bersama kita.
Sungguh indah apa yang dilontarkan oleh seorang filsuf kenamaan bernama Muhammad Iqbal bahwa "Diam berarti mati, Bergerak berarti hidup." Bergeraklah selalu . Buatlah kesuksesan - kesuksesan baru sehingga apapun yang kita lakukan adalah sebuah kesuksesan, bukankah Sukses itu adalah sebuah perjalanan? Inilah yang dinamakan sebagai "unlimited success" Sukses tak berbatas.
Bagaimana menurut anda?
Langganan:
Postingan (Atom)
instanx
Total Tayangan Halaman
Categories
- abdul muid badrun (2)
- Acha Septriasa (4)
- ade asep syafruddin (4)
- alexandra dewi (1)
- alpiyanto (1)
- andrew ho (91)
- Ardian syam (22)
- arief yuntanu (2)
- arif gunawan (40)
- arif yustanu (1)
- artikel (13118)
- bambang trim (1)
- beni bevly (1)
- berita (3795)
- BLOGERNAS (1)
- damardi darmawangsa (13)
- danang a akbarona (2)
- dany chandra (3)
- dewi lestari (1)
- Dian Sastro (1)
- didik darmanto (2)
- dodi mawardi (2)
- DOWNLOAD EBOOK GRATIS (234)
- edi zaqeus (1)
- edit (110)
- eko jalu santoso (1)
- eni kusuma (11)
- goenardjoadi goenawan (1)
- hari subagya (7)
- haryanto kandani (4)
- hendra (10)
- ida kuraeny (1)
- indra cahya (1)
- iqnatius muk kuang (8)
- jennie s bev (1)
- johanes koraang (1)
- joko susilo (47)
- joni liu (2)
- joshua w utomo (2)
- joycelina (1)
- kerjadarirumah (4)
- kristopher david (1)
- lamser aritonang (1)
- Luna maya (15)
- m ichsan (41)
- m ikbal (1)
- Mariana Renata (1)
- marsello ginting (1)
- marzuki usman (3)
- Mieke Amalia (1)
- mugi subagya (1)
- muk kuang (1)
- Mulan Jameela (1)
- original artikel (103)
- profil (3)
- pujiono (1)
- rab a broto (4)
- Revalina S. Temat (3)
- riyanto s (4)
- ronal frank (2)
- roni jamaludin (1)
- ruby herman (1)
- ruddy kusnadi (1)
- rudy lim (19)
- sansulung john sum (1)
- saumimam saud (1)
- stephen barnabas (1)
- suryanto wijaya (3)
- syahril syam (17)
- tan bonaventura andika sumarjo (1)
- tanadi santoso (1)
- tante girang (454)
- thomas sugiarto (8)
- tung desem waringin (4)
- undang a halim (1)
- walpaper (50)