Jumat, 19 Agustus 2011

Pasar Martapura, Surga Batu Permata Bernuansa Islami



Gerbang Pasar Batu Permata dan Cenderamata Cahaya Bumi Selamat Martapura






A. Gambaran Umum



Kota Martapura dikenal sebagai Kota Intan. Ibukota Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ini adalah penghasil batu mulia intan/berlian serta batu aji. Batu-batu indah dan berharga tersebut ada yang ukurannya mencapai sebesar ukuran telur ayam. Batu intan dan permata di Pasar Cahaya Bumi Selamat ini masih ditambang dengan cara tradisonal.

Mula-mula warga menggali lubang pendulangan sedalam 1 hingga 3 meter. Dalam tidaknya sebuah lubang pendulangan ditentukan oleh jauh dekatnya batu dulangan (batu yang diduga mengandung intan) yang terpendam didalam tanah. Setelah digali, batu dulangan kemudian dinaikkan ke atas, kemudian ditumpuk tidak jauh dari lubang pendulangan. Selanjutnya, batu dulangan diangkat lagi ke tepi sungai untuk dicuci. Batu dulangan dicuci dengan bantuan alat yang disebut dulangan atau linggangan yang terbuat dari pohon kayu besar yang dibentuk seperti kerucut, mirip topi para petani di pulau Jawa.

Sedikit demi sedikit batu dulangan tersebut dicuci dan disortir, setelah yakin di dalam batu dulangan tersebut tidak ada intan, batu dulangan tersebut dikeluarkan dari dalam dulangan. Begitulah seterusnya, sampai tumpukan batu dulangan habis dicuci dan seseorang pendulang intan berhasil menemukan sebutir intan. Bila seorang berhasil menemukan sebutir intan, maka yang bersangkutan harus mengumandangkan Salawat Nabi dan mengulum intan temuannya itu ke dalam mulutnya.

Begitu mendengar kumandang Salawat Nabi, biasanya para pendulang intan di sekitarnya akan berdatangan untuk melihat dari dekat intan yang baru saja ditemukan. Selama menjalani profesinya sebagai pendulang intan, mereka dilarang melakukan perbuatan tertentu yang dianggap tabu, misalnya mengibaskan pakaian, kencing di lubang pendulangan, kentut di lubang pendulangan, bersiul-siul, bernyanyi, dan tertawa terbahak-bahak.

Walaupun tambang intan di Kalimantan Selatan menyimpan banyak kandungan intan yang besar, akan tetapi tidak setiap saat bisa ditemukan. Yang bisa diperoleh setiap harinya hanyalah intan-intan kecil yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Terkadang dalam beberapa hari, para pendulang tidak menemukan intan sama sekali, karena untuk menemukan intan yang diidam-idamkan sifatnya adalah untung-untungan. Akan tetapi hal ini tidak menyurutkan langkah mereka untuk bekerja mencari rezeki.

Batu-batu yang ditemukan tersebut kemudian dibentuk menjadi berbagai macam kerajinan. Setelah berbentuk perhiasan atau cenderamata, batu-batu ini dijual di sentra perdagangan. Sentra penjualan sekaligus etalase batu intan dan cenderamata khas Martapura yang terbesar adalah Pasar Batu dan Cenderamata Cahaya Bumi Selamat. Wisatawan yang berkunjung ke Martapura tidak pernah melewatkan untuk singgah di pasar yang sudah lekat sebagai ikon Martapura ini.


Toko-toko yang ada di Pasar Intan dan Permata Pasar Cahaya Bumi
Selamat

Pasar Cahaya Bumi Selamat ini cukup luas. Di dalamnya wisatawan akan menjumpai toko-toko yang memajang kilau keindahan batu permata. Batu-batu tersebut ada yang sudah dipadupadankan dalam bentuk perhiasan, tetapi ada juga yang berupa batu murni. Selain itu, ada pula aneka aksesoris yang diciptakan dengan bahan dasar batu. Selain perhiasan dan aksesoris, Pasar Cahaya Bumi Selamat ini juga menyediakan kerajinan tangan khas daerah hingga ramuan obat dari Kalimantan, seperti pasak bumi.


Beragamnya hasil kerajinan dari batu ini menjadikan harga cenderamata dan perhiasan di Pasar Cahaya Bumi Selamat sangat variatif. Di sini pengunjung dapat menjumpai permata dengan harga murah sampai permata dengan harga selangit.






B. Keistimewaan



Pasar Intan dan Cenderamata Cahaya Bumi Selamat boleh jadi adalah pasar intan yang paling unik di dunia. Meskipun bernama Pasar Intan, namun situasi dan kondisinya tidaklah semewah nama yang disandangnya. Suasana yang tercipta di pasar ini sangat egaliter. Di sini tidak ada toko-toko dengan etalase super mewah seperti lazimnya pasar intan lainnya. Merupakan hal yang wajar dan lumrah jika wisatawan akan menjumpai beberapa toko di pasar tersebut lebih sering tutup daripada buka. Hal ini dikarenakan pemilik toko tersebut lebih gemar menjual intannya secara asongan.


Hanya sekitar 7 km dari pusat kota Martapura, tepatnya di Kecamatan Cempaka, wisatawan dapat mengunjungi tempat pendulangan intan. Batu paling terkenal yang pernah ditemukan di lokasi ini adalah intan trisakti yang ditemukan sekitar belasan tahun yang lalu. Dengan ditemukannya intan ini, sang pendulang menjadi kaya mendadak. Bahkan nama Trisakti diabadikan menjadi sebuah nama pelabuhan di Banjarmasin.






C. Lokasi



Pasar Intan dan Cenderamata Cahaya Bumi Selamat ini terletak di pusat kota Martapura. Secara Administratif pasar ini terletak di Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia.






D. Akses
Pasar Intan dan Cenderamata Cahaya Bumi Selamatlebih kurang berjarak 45 km kearah Timur dari ibukota Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin. Perjalanan ini bisa ditempuh dengan jalur darat baik menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Lama waktu tempuh dari Kota Banjarmasin mencapai 45 menit. Jika Anda datang dari Bandara Syamsudin Noor, maka waktu tempuh yang diperlukan untuk mencapai pasar ini relatif lebih singkat. Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mencapai pasar ini.






E. Harga Tiket



Wisatawan tidak dikenakan tarif tiket masuk apapun untuk berkunjung ke Pasar Intan dan Cinderamata Cahaya Bumi Selama



F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya
Quote:
Hanya sekitar 7 km dari pusat kota Martapura, tepatnya di Kecamatan Cempaka, wisatawan dapat mengunjungi tempat pendulangan intan. Di Kecamatan Cempakaini, banyak orang yang mendadak kaya raya karena mendapat uang puluhan juta rupiah begitu berhasil menemukan sebutir intan berkadar di atas puluhan karat.
Spoiler for foto:

Spoiler for foto:

Spoiler for foto:

Spoiler for foto:

Spoiler for foto:

Spoiler for foto:

Spoiler for foto:

Spoiler for foto:


sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10126191

Perusahaan Jerman Mau Cuci Monas Tanpa Dibayar


Perusahaan Jerman Mau Cuci Monas Tanpa Dibayar


JAKARTA, RIMANEWS - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mencuci badan Tugu Monumen Nasional (Monas) dengan sistem semprot yang dikerjakan oleh perusahaan dari Jerman.


Asisten Sekretaris Daerah DKI Jakarta bidang Kesejahteraan Masyarakat, Mara Oloan Siregar di Jakarta, Kamis mengemukakan, sejak dibangun badan Tugu Monas baru sekali dicuci, yaitu pada tahun 1992. Artinya, sekitar 19 tahun lamanya, badan Tugu Monas tidak pernah dibersihkan kembali.


Pembersihan akan dilakukan perusahaan Jerman yang bergerak di bidang jasa pembersihan bangunan bersejarah, yaitu Karcher. Jasa tersebut diberikan gratis sebagai bagian “corporate social responsibility” (CSR) perusahaan tersebut.



Mara Oloan Siregar mengatakan, Tugu Monas merupakan salah satu ikon perjuangan kemerdekaan Indonesia yang mempunyai nilai sejarah tinggi. Pemprov DKI Jakarta memiliki tanggung jawab menjaga kondisi Tugu Monas agar terhindar dari kerusakan dan kesan tak terawat.

“Badan tugu Monas sudah terlihat kotor dan kami ingin membersihkannya. Kebetulan ada perusahaan dari Jerman yang menawarkan jasa untuk membersihkan badan tugu itu,” katanya.


Secara terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas, Rini Hariyani mengatakan, pertama kali badan tugu Monas dibersihkan pada 1992 oleh Karcher. Setelah itu, badan tugu tidak pernah dibersihkan lagi hingga saat ini.


Tugu Monas yang berada di kawasan tinggi dengan kepadatan lalu lintas, mengakibatkan debu-debu polusi udara menempel di badan Monas.


“Badan tugu Monas kotor karena banyak debu menempel. Kemudian ada tawaran lagi dari Karcher yang ingin membersihkan tugu Monas di usianya yang akan memasuki 50 tahun pada tahun 2011,” kata Rini.


Sebelum pembersihan dan pencucian tugu Monas dilakukan, rencananya pada 25 Oktober mendatang, akan datang tim Karcher untuk melakukan studi kajian terhadap kondisi daya dukung Monas. Studi kajian tersebut akan dijadikan dasar pengambilan teknis pembersihan dan pencucian Monas. Hasil studi kajian tersebut akan dilaporkan kepada Gubernur DKI Jakarta pada 27 Oktober 2011.


Pembersihan dan pencucian badan tugu Monas akan dimulai pada awal Desember dan akan memakan waktu selama dua pekan. Selama pencucian, Monas diupayakan untuk tetap dibuka untuk umum.(ant/ian)


Setelah 19 Tahun Tidak Dibersihkan, Monas Bakal "Dimandikan" Awal Desember Nanti



JAKARTA, RIMANEWS - Sudah 19 tahun badan tugu Monumen Nasional atau Monas tidak pernah dibersihkan. Untuk itu, pemerintah Provinsi DKI akan kembali melakukan pembersihan pada badan tugu Monas dengan cara menyemprotnya.


"Terakhir 1992 tugu ini dibersihkan. Sekarang terlihat badan tugu Monas sudah kotor. Kami ingin membersihkannya," kata Asisten Sekretaris Daerah DKI Jakarta Bidang Kesejahteraan Masyarakat Mara Oloan Siregar di Balaikota, Jakarta, Kamis (18/8/2011).


Ia mengatakan, pembersihan Tugu Monas itu akan dilakukan oleh Karcher, sebuah perusahaan asal Jerman. "Mereka akan mendatangkan timnya untuk melihat kondisi Monas, sehingga bisa menentukan teknis pembersihan yang aman," kata Mara Oloan.


Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Monas Rini Hariyani mengatakan, Karcher akan melakukan pengkajian awal pada 25 Oktober 2011 dan memaparkan hasilnya kepada Gubernur DKI Jakarta pada 27 Oktober 2011. Adapun pelaksanaan pencucian badan tugu setinggi 98 meter ini akan dilakukan pada awal Desember mendatang dan diperkirakan berlangsung selama dua pekan. Selama itu, Monas diusahakan tetap buka seperti biasa.


"Sudah terlihat badan tugu Monas kotor karena banyak debu yang menempel. Kemudian ada tawaran dari Karcher, ingin membersihkan tugu Monas kembali di usianya yang akan memasuki 50 tahun di 2011, " kata Rini.


Rini mengatakan, Pemprov DKI sama sekali tidak mengeluarkan biaya untuk membersihkan Tugu Monas tersebut. Seluruh biaya pembersihan ditanggung oleh Karcher. Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2011, Pemprov DKI Jakarta menganggarkan dana Rp 1,55 miliar untuk perawatan Monas sehari-hari.


Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta Arie Budhiman menegaskan pencucian badan tugu Monas yang dibangun sejak 17 Agustus 1961 ini harus dilakukan untuk menjaga keindahan dan kondisi bangunan bersejarah tersebut. "Monas harus terlihat bersih, rapi dan terawat karena banyak tamu-tamu negara mengunjungi Monas untuk mengetahui sejarah Jakarta dan Indonesia," tuturnya. [mam/kps]





sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10193876

Pesepakbola Top yang Rajin Berpuasa


Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa", (Qs Al Baqarah 183).

Ayat ini dipahami betul oleh seorang pria bernama Frederic Oumar Kanoute. Bagi pria kelahiran Lyon Prancis, 2 September 1977 tersebut, puasa Ramadan adalah wajib dan tidak bisa ditawar-tawar. Meski ia berprofesi sebagai pemain sepak bola profesional dan dituntut memiliki stamina yang prima, puasa bukanlah menjadi hambatan untuknya.


Suatu petang di salah satu kota di Andalusia, Spanyol, Kanoute membuktikan kepada puluhan ribu publik bahwa keimanannya untuk tetap menahan lapar dan haus, tidak menyurutkan kemampuannya untuk berjibaku di lapangan hijau. Padahal klubnya Sevilla tengah menghadapi klub raksasa Spanyol, Barcelona di Final leg pertama Piala Super Spanyol 2010.


Pelatih Kanoute, Antonio Alvares awalnya membangku cadangkannya karena sadar sang pemain baru saja menjalani puasa makan dan minum selama 12 jam. Dia memutuskan untuk menggunakan jasa Kanoute di babak kedua.


Kanoute memasuki lapangan. Cukup 10 menit baginya untuk mengantarkan keunggulan bagi Sevilla. Tidak berhenti hingga di situ, Kanoute kembali menambah golnya dan mengantarkan Sevilla menang 3-1 atas Barcelona pada Agustus 2010 lalu. Meski akhirnya Barca yang menjadi juara dengan menjungkalkan Sevilla dengan skor 4-0 di leg kedua di stadion Camp Nou.


Aksi Kanote bisa dibilang tetap mengkilap selama Ramadan. Total dia bukukan setengah lusin gol ke gawang lawan di saat tubuhnya tengah menjalankan puasa.


“Saya coba menjalankan kepercayaan dengan sebaik yang saya bisa. Seorang muslim pun tahu puasa justru menyimpan kekuatan dan tidak akan memperlemah kemampuan seorang muslim,” ujar Kanoute seperti dikutip The Independent.


Apa yang dikatakan pemain yang memiliki sebuah masjid di kota Sevilla itu merujuk sejarah kemenangan tentara muslim yang tengah berpuasa di medan badar di zaman Rasulullah Muhammad SAW.


Bukan hanya Kanoute yang tetap menjalankan puasa di tengah ketatnya persaingan sepak bola Eropa, gelandang klub Inter Milan yang sempat dipinjamkan ke Sunderland, Sulley Muntari pun melakukan hal serupa.


Tantangan bagi Muntari terbilang lebih berat dari apa yang dialami Kanoute. Saat Inter masih di bawah kendali pelatih, Jose Mourinho, Muntari tetap menjalankan ibadah walau tidak sejalan dengan keinginan sang pelatih berjuluk The Special One itu.


Pemain asal Ghana ini tidak gentar dengan keputusannya melawan sang pelatih. Mourinho bahkan pernah menyatakan kepada publik keberatannya atas keputusan Muntari berpuasa.


“Muntari punya berbagai kendala yang terkait bulan Ramadan. Tetap menjalankan puasa adalah tidak ideal bagi kondisi seorang olahragawan,” begitu ungkap Mourinho pada Agustus 2009, seperti dikutip Dailymail.


Ucapan yang langsung mendapat reaksi keras, bahkan dari publik Italia yang non-muslim. Mourinho dianggap tidak menghargai kepercayaan Muntari yang tetap ingin beribadah dan bertarung di lapangan hijau.


Presiden Organisasi Muslim Italia, Mohamed Nour Dachan mengatakan berpuasa justru akan memberikan kekuatan mental dan psikologi yang lebih bagi seorang pesepakbola muslim seperti Muntari. Karenanya menjadi keuntungan bagi sang pelatih jikalau sang pemain memiliki motivasi lebih saat turun laga dalam kondisi berpuasa.


Komentar Dachan didukung oleh seorang pelatih fisik ternama Italia, Stefano Tirelli. “Memang ada atlet yang terkuras energinya dengan berpuasa. Tetapi ada pula yang memiliki pengaturan emosi dan genetik baik sehiingga tetap memiliki kapasitas fisik yang sama dengan orang yag tidak berpuasa,” jelasnya.


Mourinho pun melunak. Pelatih berkebangsan Portugal itu mengizinkan Muntari untuk tetap menjalankan ibadahnya.


Jose Mourinho bahkan kini memiliki sikap toleransi yang jauh lebih tinggi. Ini tidak terlepas dari tujuh pemainnya di klub Real Madrid merupakan muslim yang memiliki kepercayaan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.


Mereka adalah Mahmadou Diarra, Lassana Diarra, Sami Khedira, Mesut Ozil, Nuri Sahin, Hamit Altintop dan Karem Benzema.


Kendati ada yang tetap berpuasa, sejumlah pesepak bola lain memutuskan untuk tidak berpuasa dan menggantinya dengan membayar fidyah di akhir Ramadan. Salah satunya adalah mantan gelandang Juventus yang kini memperkuat PSG, Mohammed Sissoko. Mengenai hal ini, ada sejumlah ulama yang memberi toleransi.


Seperti dikutip situs Bikyamasr, ulama Al Azhar pernah memfatwakan izin tidak berpuasa bagi para pesepakbola saat hari pertandingan.


Terlepas dari fatwa itu, para pesepakbola seperti Kanoute dan Muntari memberi contoh bagaimana puasa tidak hanya dihabiskan untuk tidur dan bermalas-malasan. Keduanya justru tetap berlatih sama dengan pemain bola yang non-muslim dan bermain di kompetisi yang ketat dalam kondisi menahan haus, lapar serta harus meredam emosi.



Spoiler for Frederic Oumar Kanoute:
Spoiler for Khedira:
Spoiler for Benzema:
Spoiler for nuri sahin resimleri:
Spoiler for Lassana Diarra.:
Spoiler for mesut ozil:


sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10187455

Nyala api lilin ternyata mengandung jutaan partikel berlian!






Cahaya lilin yang berpendar rupanya tak hanya menjadi penghias dinner anda dengan orang yang anda sayangi, karena ternyata ada hal misterius dibaliknya, yaitu nyala api lilin yang ternyata mengandung jutaan partikel berlian!



Para ilmuwan menunjukkan, api lilin ternyata menghasilkan jutaan berlian dengan partikel yang sangat kecil. Bagaimana bisa?



Kurang lebih 1,5 juta berlian tercipta tiap detiknya. Namun bagi mereka yang berpikiran mendapat keuntungan dari ini harus kecewa. Pasalnya, permata ini berukuran sangat kecil hingga butuh 300 ribu berlian ini untuk bisa menjadi pin rambut.



Lebih parah lagi, berlian ini akan langsung menghilang dalam sekejap mata. Temuan ini bisa terjadi berkat tantangan ilmuwan dari St Andrews University yang menantang untuk mencari tahu terbuat dari apa api lilin.



Profesor kimia Wuzong Zhou mengatakan, “"Seorang rekan dari universitas lain mengatakan, tak ada orang tahu terbuat dari apa api lilin. Kemudian saya bilang sains bisa menjelaskan semuanya."



Sejak itu, profesor kimia ini memutuskan untuk mencari tahunya.



Kemudian, profesor ini menciptakan alat penyaring yang memungkinkan partikel bisa diekstrak dari pusat api yang suhunya mencapai 1.400 C kemudian menelitinya. Mengejutkannya, ia malah menemukan karbon dari lilin membentuk empat jenis karbon murni, termasuk berlian dan grafit atau pembuat pensil.



Temuan ini sebenarnya telah lama diramalkan oleh Michael Faraday, yaitu kurang lebih 150 tahun yang lalu. Hanya saja baru bisa dibuktikan pada saat ini ketika teknologi telah berkembang dan semakin canggih.





inilah.com

David Villa olok-olok agama Mesut Ozil?







Lapangan hijau yang semestinya menjadi arena pertandingan sepakbola yang sportif rupanya belakangan ini disinyalir tercemar akibat ulah dari striker asal Klub Barcelona, David Villa.



David Villa dikabarkan mengeluarkan pernyataan bernada SARA kepada gelandang Real Madrid Mesut Ozil. Benarkah demikian?



Barca memang sukses meraih trofi perdana mereka musim ini. Piala Super Spanyol sukses mereka boyong ke Stadion Nou Camp setelah mengalahkan Madrid dengan skor 3-2 (agregat 5-4) di laga leg kedua yang berlangsung di Stadion Nou Camp, Kamis (18/8/2011) dinihari WIB.



Akan tetapi, keberhasilan Raksasa Katalan itu ternoda oleh insiden kericuhan yang melibatkan pemain, pelatih, dan ofisial dari kedua tim.



Insiden berawal dari kartu merah untuk Marcelo setelah melakukan tackling keras pada Cesc Fabregas. Hampir seluruh pemain terlibat aksi dorong. Puncaknya saat gelandang Madrid, Mesut Ozil, dan striker Barcelona, David Villa, sama-sama mendapat kartu merah dari wasit.



Keduanya terlibat aksi saling pukul di tengah-tengah kericuhan. Dari tayangan ulang, tidak begitu jelas siapa yang mulai memukul terlebih dulu.



Menurut kabar yang beredar, insiden yang melibatkan Villa dan Ozil itu terjadi karena Villa itu melontarkan umpatan yang berisi penghinaan terhadap agama Ozil (Islam).



"Saya melakukan itu karena saya membela agama saya. Villa telah menghina agama saya," ungkapnya sebagaimana dilansir Football.fr.



David Villa menampik tuduhan rasis tersebut karena striker timnas Spanyol itu juga memiliki rekan satu tim yang beragama sama dengan Ozil, yakni Eric Abidal, Keita, dan Ibrahim Afellay.





referensi

instanx

tukar link

Total Tayangan Halaman