Rabu, 14 September 2011
Asal Mula Rokok
Asal Mula Rokok: 
Apakah anda perokok? Kalo iya, apakah anda sudah mengetahui bagaimana rokok ini bermula di Indonesia. Sekedar untuk mengingatkan atau paling tidak mengetahui sejarah rokok di Indonesia.Dari segi bahan, rokok mempunyai beberapa istilah. Yang dimaksud dengan rokok atau sigaret adalah terbuat dari daun tembakau, dan kretek adalah rokok dengan aroma dan rasa cengkeh.
Jadi rokok kretek adalah rokok yang dibuat dari daun tembakau dan mempunyai campuran aroma dan rasa cengkeh. Masyarakat Jawa sebagai perokok pertama, juga mengenal istilah rokok putih, sebutan untuk rokok tanpa cengkeh ( Joglosemar, 2003 )
Ada pula istilah rokok klobot yang terbuat dari daun jagung kering yang diisi dengan daun tembakau murni dan cengkeh.
Haji Jamhari diyakini sebagai pencipta rokok kretek dan mempopulerkannya pada sekitar tahun 1880. Rokok kretek buatannya sangat ampuh sebagai obat dengan racikan khas cengkeh dan tembakau. Haji Jamhari meninggal dunia pada tahun 1890, ketika sejumlah warga Kudus mulai mengikuti jejaknya membuat dan menjual rokok kretek, yang waktu itu masih dibungkus daun jagung kering dan disebut rokok klobot sesuai istilahnya dari dulu sampai sekarang.
Adalah M Nitisemito yang juga dipercaya sebagai penemu dari rokok kretek ( Joglo Semar , 2003 ) M Nitisemito berasal dari Kudus, sekitar 50 km arah timur Semarang, Jawa Tengah.
Sekitar tahun 1906, Nitisemito menderita batuk dan asma yang tak kunjung sembuh. Dikarenakan keputusasaan dalam menghadapi sakitnya, ia mencampur tembakau dicampur dengan cengkeh yang telah digiling dan dibungkus dengan daun jagung kering yang kemudian disebutnya sebagai rokok klobot.
Nitisemito pun merasa sehat setelah merokok klobot tersebut dan bermaksud menularkan kebiasaannya tersebut secara luas kepada masyarakat.

Terlepas dari siapa yang menemukan rokok kretek untuk pertamakalinya, M Nitisemito adalah orang pertama yang memperdagangkan rokok kretek dengan kemasan dan diberi merek.
Sebelumnya, Nitisemito hanyalah seorang priyayi yang senang merokok klobot sekaligus sebagai pedagang tembakau. Perkenalannya dengan dunia usaha rokok berawal dari pertemuannya dengan Nasilah, yang seorang pembuat dan penjual rokok klobot. Para pelanggannya adalah para buruh, penjaja, atau pedagang kaki lima dan sais dokar yang ada disekitar rumahnya.
Jalinan kerjasama antara Nitisemito dan Nasilah yang kemudian menjadi suami istri inilah merupakan titik balik sejarah industrialisasi rokok kretek di Indonesia. Dibawah bendera perusahaannya, NV Bal Tiga, Nitisemito menjual rokok kretek tersebut dengan merk Bal Tiga yang bermoto : “Djangan Loepa Saja Poenja Nama”.
Inilah rokok kretek pertama di Indonesia yang dicetak dengan baik dan menggunakan merk. Namun nasib perusahaan Nitisemito tak semulus perkembangan rokok kretek ciptaannya. Perusahaannya mengalami bangkrut pada tahun 1953, disebabkan karena ketidak mampuannya bersaing dengan pesaing yang semakin banyak menyusul tumbuh pesatnya industri rokok kretek ( Joglosemar, 2003 )
Selain Bal Tiga, tercatat merek lain yang muncul hampir bersamaan di Kudus. Pada tahun 1913 berdirilah perusahaan rokok Goenoeng dan Klapa yang didirikan oleh M Atmowijoyo.
Namun M Atmowijoyo tidak mengubah usahanya menjadi sebuah industri seperti halnya yang dilakukan oleh M Nitisemito. Hingga saat ini, perusahaan yang memproduksi merek Goenoeng dan Klapa masih memproduksi rokok klobot yang dibuat dengan tangan dan diikat dengan tali rami
Sejarah juga mencatat sejumlah perusahaan yang mengikuti jejak Nitisemito mendirikan industri rokok. Perusahaan rokok tersebut antara lain Nojorono yang didirikan tahun 1932.
Nojorono dibangun oleh Tjoa Kang Hay dan dua kakaknya yaitu Tan Tjiep Siang dan Tan Kong Ping dengan nama perusahaan Trio. Produk-produk yang dihasilkan antara lain adalah Astrokoro, 555, dan Kaki Tiga.
Beberapa waktu kemudian Tjoa Kang Hay meninggalkan perusahaan Trio untuk kemudian bekerjasama dengan pengusaha dari Kudus yaitu Ko Djie Siong dan Tan Djing Dhay untuk mendirikan perusahaan Nojorono. Produk yang masih terkenal sampai saat ini adalah Minak Djinggo

Perkembangan pabrik rokok kretek pun lebih banyak berkembang di pulau Jawa.
Tercatat beberapa pabrik rokok besar di pulau Jawa misalnya Djambu Bol yang didirikan tahun 1937 oleh Haji Roesjdi Ma’roef, Sukun, Jarum di Jawa Tengah serta Bentoel, Gudang Garam, dan Sampurna di Jawa Timur
Termasuk beberapa pabrik kecil lainnya misalnya Menara di Solo, Retjo Pentoeng di Kediri, atau Pompa di Semarang
Hal ini menunjukkan bahwa rokok merupakan lahan usaha yang berkembang pesat dan menjanjikan dalam bidang perekonomian, baik bagi pengusaha, maupun bagi pemerintah dengan pendapatan dari pajaknya .
sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7681930

Apakah anda perokok? Kalo iya, apakah anda sudah mengetahui bagaimana rokok ini bermula di Indonesia. Sekedar untuk mengingatkan atau paling tidak mengetahui sejarah rokok di Indonesia.Dari segi bahan, rokok mempunyai beberapa istilah. Yang dimaksud dengan rokok atau sigaret adalah terbuat dari daun tembakau, dan kretek adalah rokok dengan aroma dan rasa cengkeh.
Jadi rokok kretek adalah rokok yang dibuat dari daun tembakau dan mempunyai campuran aroma dan rasa cengkeh. Masyarakat Jawa sebagai perokok pertama, juga mengenal istilah rokok putih, sebutan untuk rokok tanpa cengkeh ( Joglosemar, 2003 )
Ada pula istilah rokok klobot yang terbuat dari daun jagung kering yang diisi dengan daun tembakau murni dan cengkeh.
Haji Jamhari diyakini sebagai pencipta rokok kretek dan mempopulerkannya pada sekitar tahun 1880. Rokok kretek buatannya sangat ampuh sebagai obat dengan racikan khas cengkeh dan tembakau. Haji Jamhari meninggal dunia pada tahun 1890, ketika sejumlah warga Kudus mulai mengikuti jejaknya membuat dan menjual rokok kretek, yang waktu itu masih dibungkus daun jagung kering dan disebut rokok klobot sesuai istilahnya dari dulu sampai sekarang.
Adalah M Nitisemito yang juga dipercaya sebagai penemu dari rokok kretek ( Joglo Semar , 2003 ) M Nitisemito berasal dari Kudus, sekitar 50 km arah timur Semarang, Jawa Tengah.
Sekitar tahun 1906, Nitisemito menderita batuk dan asma yang tak kunjung sembuh. Dikarenakan keputusasaan dalam menghadapi sakitnya, ia mencampur tembakau dicampur dengan cengkeh yang telah digiling dan dibungkus dengan daun jagung kering yang kemudian disebutnya sebagai rokok klobot.
Nitisemito pun merasa sehat setelah merokok klobot tersebut dan bermaksud menularkan kebiasaannya tersebut secara luas kepada masyarakat.

Terlepas dari siapa yang menemukan rokok kretek untuk pertamakalinya, M Nitisemito adalah orang pertama yang memperdagangkan rokok kretek dengan kemasan dan diberi merek.
Sebelumnya, Nitisemito hanyalah seorang priyayi yang senang merokok klobot sekaligus sebagai pedagang tembakau. Perkenalannya dengan dunia usaha rokok berawal dari pertemuannya dengan Nasilah, yang seorang pembuat dan penjual rokok klobot. Para pelanggannya adalah para buruh, penjaja, atau pedagang kaki lima dan sais dokar yang ada disekitar rumahnya.
Jalinan kerjasama antara Nitisemito dan Nasilah yang kemudian menjadi suami istri inilah merupakan titik balik sejarah industrialisasi rokok kretek di Indonesia. Dibawah bendera perusahaannya, NV Bal Tiga, Nitisemito menjual rokok kretek tersebut dengan merk Bal Tiga yang bermoto : “Djangan Loepa Saja Poenja Nama”.
Inilah rokok kretek pertama di Indonesia yang dicetak dengan baik dan menggunakan merk. Namun nasib perusahaan Nitisemito tak semulus perkembangan rokok kretek ciptaannya. Perusahaannya mengalami bangkrut pada tahun 1953, disebabkan karena ketidak mampuannya bersaing dengan pesaing yang semakin banyak menyusul tumbuh pesatnya industri rokok kretek ( Joglosemar, 2003 )
Selain Bal Tiga, tercatat merek lain yang muncul hampir bersamaan di Kudus. Pada tahun 1913 berdirilah perusahaan rokok Goenoeng dan Klapa yang didirikan oleh M Atmowijoyo.
Namun M Atmowijoyo tidak mengubah usahanya menjadi sebuah industri seperti halnya yang dilakukan oleh M Nitisemito. Hingga saat ini, perusahaan yang memproduksi merek Goenoeng dan Klapa masih memproduksi rokok klobot yang dibuat dengan tangan dan diikat dengan tali rami
Sejarah juga mencatat sejumlah perusahaan yang mengikuti jejak Nitisemito mendirikan industri rokok. Perusahaan rokok tersebut antara lain Nojorono yang didirikan tahun 1932.
Nojorono dibangun oleh Tjoa Kang Hay dan dua kakaknya yaitu Tan Tjiep Siang dan Tan Kong Ping dengan nama perusahaan Trio. Produk-produk yang dihasilkan antara lain adalah Astrokoro, 555, dan Kaki Tiga.
Beberapa waktu kemudian Tjoa Kang Hay meninggalkan perusahaan Trio untuk kemudian bekerjasama dengan pengusaha dari Kudus yaitu Ko Djie Siong dan Tan Djing Dhay untuk mendirikan perusahaan Nojorono. Produk yang masih terkenal sampai saat ini adalah Minak Djinggo
Perkembangan pabrik rokok kretek pun lebih banyak berkembang di pulau Jawa.
Tercatat beberapa pabrik rokok besar di pulau Jawa misalnya Djambu Bol yang didirikan tahun 1937 oleh Haji Roesjdi Ma’roef, Sukun, Jarum di Jawa Tengah serta Bentoel, Gudang Garam, dan Sampurna di Jawa Timur
Termasuk beberapa pabrik kecil lainnya misalnya Menara di Solo, Retjo Pentoeng di Kediri, atau Pompa di Semarang
Hal ini menunjukkan bahwa rokok merupakan lahan usaha yang berkembang pesat dan menjanjikan dalam bidang perekonomian, baik bagi pengusaha, maupun bagi pemerintah dengan pendapatan dari pajaknya .
sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7681930
Mengintip MARKAS WIKILEAKS Yuk !
Mengintip MARKAS WIKILEAKS Yuk !: 
Inilah Markas Anti-Nuklir WikiLeaks
Situs kontroversial yang membuat berang Pemerintah Amerika Serikat (AS), WikiLeaks, melakukan segala cara guna melindungi kerahasiaan cara kerja mereka. Para petinggi situ itu juga mengaku sudah memiliki markas baru, yang dilengkapi pintu baja. Kantor itu berada di dalam shelter, penampungan Perang Dunia II.
Komandannya Julian Assange meniru apa yang dilakukan tokoh film ‘James Bond’ — memilih lokasi rahasia untuk mengamankan email penting dan sejumlah dokumennya yang mengguncang dunia.
Markas WikiLeaks dilengkapi pintu baja dan komputer bertenaga tinggi yang tahan terhadap serangan nuklir sekalipun.
Bunker ultra-aman ini berada 100 kaki atau 30,48 meter di bawah tanah di pegunungan Pionen White di Swedia.
Markas itu berbentuk gua granit besar yang dibor di bawah Gua Taman Vita Berg di Stockholm, Swedia. Ini juga merupakan rumah bagi puluhan server komputer yang digunakan sebagai tempat penyimpanan oleh banyak perusahaan, termasuk perusahan internet Swedia, Bahnhof AB.
“Bunker ini dibangun sebagai jantung pertahanan sipil di Stockholm,” kata Jon Karlung, yang disebut sebagai eksekutif Bahnhof dalam video yang diposting di situs YouTube.
Markas ini dilengkapi dengan ruang konferensi yang seakan ‘mengambang’, lantai dengan lanskap bulan, furnitur, dan mesin U-boat buatan Jerman yang berperan sebagai back up generator.
Bunker bekas tak terpakai ini dibuka kembali pada 2008 dengan desain futuristik rancangan arsitek Swedia Albert France-Lanord, yang mengambil inspirasi setting markas James Bond yang dirancang Sir Kenneth Adams.
Desain yang terkesan brutal dan kaku diperhalus dengan penambahan tanaman hidup dan cahaya matahari, serta air terjun buatan.
Mengapa Assange memilih Swedia sebagai markasnya? Ini karena hukum di negara Skandinavia tersebut adalah salah satu yang terbaik di dunia terhadap kampanye kebebasan berbicara.
Biaya penyimpanan dalam bunker ini diperkirakan hanya sedikit, bila dibanding dana jutaan dollar yang mengalir ke WikiLeaks. Meskipun tim Assange telah merilis beberapa juta dokumen, namun dalam hal data ini bukan jumlah yang besar.
Semuanya data yang dimiliki WikiLeaks mungkin disimpan pada memory stick berkapasitas tinggi.
(LA Times, Daily Mail)
Penasaran ya, gimana sih SERVER yang dimiliki oleh WIKILEAKS tersebut ? Secanggih apa sih ruang server dan server mereka itu ?
Di bawah ini , Gossipers akan berbagi dengan anda 
pintu msk ny sperti neSaat ini server wikileaks telah dipindah ke SWISS, seperti photo di atas. Bukan bermarkas di Sweden lagi 
Kantornya sendiri terdiri dari Shelter (seperti kandang) anti Bom !

Pembangkit listriknya menggunakan generator KAPAL SELAM sob

Ruang meeting Wikileaks, seperti markas BATMAN aja ya

Bener-bener keren sob

Tuh, ada penampakan cewek seksi

Bomb Proof Server.

Tuh , patch cordnya aja model single mode FO (yellow)
Wikileaks Host

Interior meeting room.

Natural style

Pasti nyaman kerja disini ya

Complete dan Cozy

Dah disebut SERVER FARM (Data Center Canggih sob)

It Staff-nya pun ganteng sisupdate
Markas Wikileaks di Bawah Tanah
Stockholm - Wikileaks kini ditetapkan sebagai back up store untuk ribuan email dan dokumen rahasia yang telah mengguncangkan dunia, sedangkan pendiri Wikileaks, Julian Assange, ternyata memiliki kehidupan pribadi yang nyentrik dan misterius.
Hal ini dibuktikan dengan beberapa foto yang menunjukkan sebuah bunker bekas perang dingin nuklir, yang berada pada 100 kaki di bawah tanah sebagai pusat data Pionen, dimana semua file Wikileaks disimpan.
Assange tampaknya ingin meniru gaya seorang James Bond seperti pada film 007, sehingga memilih tempat sebuah gua besar yang dibor ke bawah permukaan batu granit di daerah Vita Berg Park di Stockholm, Swedia.
Di tempat ini terdapat rumah-rumah bagi puluhan server komputer yang digunakan sebagai tempat penyimpanan oleh banyak perusahaan.
Gua ini dilengkapi dengan ruang konferensi, koridor dari kaca, lantai berlanskap bulan, furnitur oleh desainer terkenal, dan yang menggugah rasa ingin tahu, yaitu sebuah mesin U-boat buatan Jerman sebagai generator back-up.
Bekas bunker ini dibuka kembali pada tahun 2008 dengan desain futuristik hasil rancangan arsitek keturunan Swedia-Perancis, Albert Lanord, yang terinspirasi oleh set film James Bond yang diciptakan oleh Sir Kenneth Adams.
Desain yang ekstrim ini diimbangi oleh adanya tanaman yang tetap hidup dengan pencahayaan sinar matahari dan air terjun buatan.
Beberapa waktu lalu, saat melarikan diri dari otoritas Swedia dan Amerika, Assange telah menggunakan markas gua ini untuk keamanan file-nya

Server-server yang menjadi media penyimpanan data beberapa perusahaan termasuk penyimpanan data-data rahasia WikiLeakssumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10443751
Inilah Markas Anti-Nuklir WikiLeaks
Situs kontroversial yang membuat berang Pemerintah Amerika Serikat (AS), WikiLeaks, melakukan segala cara guna melindungi kerahasiaan cara kerja mereka. Para petinggi situ itu juga mengaku sudah memiliki markas baru, yang dilengkapi pintu baja. Kantor itu berada di dalam shelter, penampungan Perang Dunia II.
Komandannya Julian Assange meniru apa yang dilakukan tokoh film ‘James Bond’ — memilih lokasi rahasia untuk mengamankan email penting dan sejumlah dokumennya yang mengguncang dunia.
Markas WikiLeaks dilengkapi pintu baja dan komputer bertenaga tinggi yang tahan terhadap serangan nuklir sekalipun.
Bunker ultra-aman ini berada 100 kaki atau 30,48 meter di bawah tanah di pegunungan Pionen White di Swedia.
Markas itu berbentuk gua granit besar yang dibor di bawah Gua Taman Vita Berg di Stockholm, Swedia. Ini juga merupakan rumah bagi puluhan server komputer yang digunakan sebagai tempat penyimpanan oleh banyak perusahaan, termasuk perusahan internet Swedia, Bahnhof AB.
“Bunker ini dibangun sebagai jantung pertahanan sipil di Stockholm,” kata Jon Karlung, yang disebut sebagai eksekutif Bahnhof dalam video yang diposting di situs YouTube.
Markas ini dilengkapi dengan ruang konferensi yang seakan ‘mengambang’, lantai dengan lanskap bulan, furnitur, dan mesin U-boat buatan Jerman yang berperan sebagai back up generator.
Bunker bekas tak terpakai ini dibuka kembali pada 2008 dengan desain futuristik rancangan arsitek Swedia Albert France-Lanord, yang mengambil inspirasi setting markas James Bond yang dirancang Sir Kenneth Adams.
Desain yang terkesan brutal dan kaku diperhalus dengan penambahan tanaman hidup dan cahaya matahari, serta air terjun buatan.
Mengapa Assange memilih Swedia sebagai markasnya? Ini karena hukum di negara Skandinavia tersebut adalah salah satu yang terbaik di dunia terhadap kampanye kebebasan berbicara.
Biaya penyimpanan dalam bunker ini diperkirakan hanya sedikit, bila dibanding dana jutaan dollar yang mengalir ke WikiLeaks. Meskipun tim Assange telah merilis beberapa juta dokumen, namun dalam hal data ini bukan jumlah yang besar.
Semuanya data yang dimiliki WikiLeaks mungkin disimpan pada memory stick berkapasitas tinggi.
(LA Times, Daily Mail)
Penasaran ya, gimana sih SERVER yang dimiliki oleh WIKILEAKS tersebut ? Secanggih apa sih ruang server dan server mereka itu ?
Di bawah ini , Gossipers akan berbagi dengan anda
Spoiler for keren:
pintu msk ny sperti ne
Spoiler for keren:
Kantornya sendiri terdiri dari Shelter (seperti kandang) anti Bom !
Spoiler for keren:
Pembangkit listriknya menggunakan generator KAPAL SELAM sob
Spoiler for keren:
Ruang meeting Wikileaks, seperti markas BATMAN aja ya
Spoiler for keren:
Bener-bener keren sob
Spoiler for keren:
Tuh, ada penampakan cewek seksi
Spoiler for keren:
Bomb Proof Server.
Spoiler for keren:
Tuh , patch cordnya aja model single mode FO (yellow)
Spoiler for keren:
Spoiler for keren:
Interior meeting room.
Spoiler for keren:
Natural style
Spoiler for keren:
Pasti nyaman kerja disini ya
Spoiler for keren:
Complete dan Cozy
Spoiler for keren:
Dah disebut SERVER FARM (Data Center Canggih sob)
Spoiler for keren:
It Staff-nya pun ganteng sis
Markas Wikileaks di Bawah Tanah
Stockholm - Wikileaks kini ditetapkan sebagai back up store untuk ribuan email dan dokumen rahasia yang telah mengguncangkan dunia, sedangkan pendiri Wikileaks, Julian Assange, ternyata memiliki kehidupan pribadi yang nyentrik dan misterius.
Hal ini dibuktikan dengan beberapa foto yang menunjukkan sebuah bunker bekas perang dingin nuklir, yang berada pada 100 kaki di bawah tanah sebagai pusat data Pionen, dimana semua file Wikileaks disimpan.
Assange tampaknya ingin meniru gaya seorang James Bond seperti pada film 007, sehingga memilih tempat sebuah gua besar yang dibor ke bawah permukaan batu granit di daerah Vita Berg Park di Stockholm, Swedia.
Di tempat ini terdapat rumah-rumah bagi puluhan server komputer yang digunakan sebagai tempat penyimpanan oleh banyak perusahaan.
Gua ini dilengkapi dengan ruang konferensi, koridor dari kaca, lantai berlanskap bulan, furnitur oleh desainer terkenal, dan yang menggugah rasa ingin tahu, yaitu sebuah mesin U-boat buatan Jerman sebagai generator back-up.
Bekas bunker ini dibuka kembali pada tahun 2008 dengan desain futuristik hasil rancangan arsitek keturunan Swedia-Perancis, Albert Lanord, yang terinspirasi oleh set film James Bond yang diciptakan oleh Sir Kenneth Adams.
Desain yang ekstrim ini diimbangi oleh adanya tanaman yang tetap hidup dengan pencahayaan sinar matahari dan air terjun buatan.
Beberapa waktu lalu, saat melarikan diri dari otoritas Swedia dan Amerika, Assange telah menggunakan markas gua ini untuk keamanan file-nya
Spoiler for keren:
Spoiler for keren:
Server-server yang menjadi media penyimpanan data beberapa perusahaan termasuk penyimpanan data-data rahasia WikiLeaks
Langganan:
Postingan (Atom)
instanx
Total Tayangan Halaman
Categories
- abdul muid badrun (2)
- Acha Septriasa (4)
- ade asep syafruddin (4)
- alexandra dewi (1)
- alpiyanto (1)
- andrew ho (91)
- Ardian syam (22)
- arief yuntanu (2)
- arif gunawan (40)
- arif yustanu (1)
- artikel (13118)
- bambang trim (1)
- beni bevly (1)
- berita (3795)
- BLOGERNAS (1)
- damardi darmawangsa (13)
- danang a akbarona (2)
- dany chandra (3)
- dewi lestari (1)
- Dian Sastro (1)
- didik darmanto (2)
- dodi mawardi (2)
- DOWNLOAD EBOOK GRATIS (234)
- edi zaqeus (1)
- edit (110)
- eko jalu santoso (1)
- eni kusuma (11)
- goenardjoadi goenawan (1)
- hari subagya (7)
- haryanto kandani (4)
- hendra (10)
- ida kuraeny (1)
- indra cahya (1)
- iqnatius muk kuang (8)
- jennie s bev (1)
- johanes koraang (1)
- joko susilo (47)
- joni liu (2)
- joshua w utomo (2)
- joycelina (1)
- kerjadarirumah (4)
- kristopher david (1)
- lamser aritonang (1)
- Luna maya (15)
- m ichsan (41)
- m ikbal (1)
- Mariana Renata (1)
- marsello ginting (1)
- marzuki usman (3)
- Mieke Amalia (1)
- mugi subagya (1)
- muk kuang (1)
- Mulan Jameela (1)
- original artikel (103)
- profil (3)
- pujiono (1)
- rab a broto (4)
- Revalina S. Temat (3)
- riyanto s (4)
- ronal frank (2)
- roni jamaludin (1)
- ruby herman (1)
- ruddy kusnadi (1)
- rudy lim (19)
- sansulung john sum (1)
- saumimam saud (1)
- stephen barnabas (1)
- suryanto wijaya (3)
- syahril syam (17)
- tan bonaventura andika sumarjo (1)
- tanadi santoso (1)
- tante girang (454)
- thomas sugiarto (8)
- tung desem waringin (4)
- undang a halim (1)
- walpaper (50)












































































































































