Jumat, 09 Desember 2011

Kematian Adalah Misteri: Catatan Seorang Blogger

Kematian Adalah Misteri: Catatan Seorang Blogger: Kematian Adalah Misteri: Catatan Seorang Blogger – Sahabat, entah kenapa saya search di google dengan keyword “Blogger meninggal”, dan lewat kw ini, saya dapatkan berita “heboh” tentang meninggalnya seorang blogger cewek, namanya SHA atau Natasya Anya, Bukan tentang kematiannya ang aneh, tapi dia sempat nulis di blognya tentang sebuah postingan mengerikan, judul postingan terakhirnya sesaat sebelum SHA ini meniggal adalah “Mimpi buruk”, dan setelah beberapa saat setelah SHA posting ini, ada kabar bahwa SHA alias Natasya Anya telah berpulang. SHA meninggal tanggal 16 Agustus 2005 silam, dan berita tentang kematian blogger cewek ini sempat di posting di detik.com.



Sekedar Reposting tulisan SHA alias Natasya Anya sebelum dia “Meninggal” , nih disimak saja, pasti saabat yang membacanya merinding:

Mimpi Buruk

Semalam aku mimpi buruk banget,

Saat terbangun aku takut hal ini akan terjadi,

Padahal waktu aku mau tidur,

Aku gak mikir apa-apa,

Beberapa hari ini aku merasa tenang,

Aku gak ada rasa khawatir apa-apa lagi,

Aku serahkan semuanya kepada Tuhan…

Entah kenapa mimpi buruk itu hadir lagi…

Padahal sebelum tidur aku masih sempat chat,

Aku ketawa-ketawa waktu baca beberapa teman chat,

Sebelumnya aku sempat sms dengan Dan,

Kepada Dan aku bilang kalo capek banget,

Kakiku linu dan aku chat sambil tiduran…

Satu jam setelah chat aku gak tahan,

Aku ngantuk… dan aku pamit tidur dengan Dan… zzZzKira-kira jam lima, mungkin…

Aku seperti ada di ruangan rumah sakit,

Ada dua pasien yang harus operasi hari itu,

Karena aku datang terakhir aku dapat giliran kedua,

Dan akupun menungggu pasien pertama,Kira-kira tujuh jam kemudian,

Seorang perawat menghampiri aku,

Dan mengajak aku untuk masuk ruangan,

Perawat itu melayani aku layaknya seorang pasien yang akan operasi,

Bajuku dibuka dan rambut kepalaku dicukur habis,

Cuma aku agak sedikit aneh,

Baju operasi yang harusnya aku pakai,

Dalam mimpi itu aku gak liat di tubuhku,

Aku hanya liat tubuhku dibungkus kain,

Seperti simbok-simbok desa itu,

Terus aku diajak ke kamar mayat,

Kepada penjaga kamar mayat, perawat itu bilang;“pak, nunut mbungkus”

Aku bingung tapi aku nurut saja,

Aku lihat beberapa mayat berada di sana,

Ada satu yang jelas banget ku ingat,

Seorang mayat laki-laki bertubuh kecil yang badannya menghitam,

Mungkin korban luka bakar…

Perawat menunjukkan satu tempat kosong tempat mayat,

Aku disuruh tidur di situ,

Saat aku akan naik ke tempat mayat itu,

Ada satu mayat yang jatuh, seorang perempuan berkain kafan,

Mukanya kelihatan jelas…

Aku ketakutan… akupun lari…

Anehnya mayat perempuan itu mengejar aku dengan posisi tidur,

Aku ketakutan… takut sekali…

Aku lari sekencang-kencangnya…

Akupun belok ke pintu sebelah kanan,

Mayat perempuan itu berusaha untuk membuka pintu yang kutahan…

Untung…

Saat aku ngolet kepalaku terantuk sandaran ranjang…

Mimpi burukku berakhir…

Gimana ngeri khan postingan terakhir SHA, belakangan banyak yang menduga bahwa tokoh sha hanyalah Fiktif, namun disini saya bukan mau mencari apakah Natasya Anya itu fiktik atau betulan, yang jelasnya Natasya Anya si Blogger Cewek ini telah menyadarkan saya dan mungkin menyadarkan kepada siapa saja yang baca postingan ini, bahwa kematian itu adalah misteri, dan bisa kapan saja datang menjemput siapapun, termasuk saya, dan sahabat-sahabat lainnya, entah itu sebentar, besok, atau beberapa tahun yang akan datang, yang pastinya kematian itu akan datang bertamu kepada siapa saja yang hidup.

# sebuah catatan kepada diri saya dan kawan-kawan semua tentang #Ingatmati.
sumber

Jangan lupa di like...
@osserem Follow juga ya....

Soraya ayam kampus jakarta

Soraya ayam kampus jakarta:


Soraya yang binal

Soraya yang binal:

Ngintip Tante Karokean part 2

Ngintip Tante Karokean part 2:

Mau diapain aja asal dibayar

Mau diapain aja asal dibayar:


Kamis, 08 Desember 2011

Modus Baru, Penyelundupan Narkoba Lewat "Nasgor"

Modus Baru, Penyelundupan Narkoba Lewat "Nasgor":

Segala cara dilakukan sindikat narkoba internasional untuk menembus pemeriksaan petugas bandara. Modus terbaru yang terkuak, kemasan nasi goreng alias "nasgor" instan dijadikan wadah untuk menyelundupan sabu seberat 1.036,9 gram.

Modus itu dipakai warga negara Cina, Liu Wen Hong, 37 tahun, yang merupakan kurir narkoba. Liu diringkus Badan Narkotika Nasional di Pabean Bandara Soekarno Hatta. Liu ditangkap seusai turun dari pesawat Cathay Pacific rute Hongkong-Jakarta, Senin, 14 November 2011 lalu.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Badan Narkotika Nasional, Sumirat Dwiyanto, mengatakan, modus yang dilakukan Liu termasuk baru. Sebelum itu, pihaknya pernah mendapati para kurir narkoba memakai kotak susu, botol sampo, dan bungkus permen untuk menyelundupkan sabu. "Ini baru dan unik," ujar Sumirat, Kamis, 24 November 2011.

Ia menjelaskan, nasi goreng instan dikeluarkan terlebih dahulu oleh Liu sebelum memasukkan sabu ke dalam kemasan. Kemasan itu dinilai Sumirat aman untuk kualitas sabu karena memiliki lapisan alumunium foil pada lapisan dalamnya. "Kalau kemasan makanan instan dari produk luar bagus-bagus. Ada lapisan alumunium foil-nya. Mungkin itu alasan para kurir," ujarnya.

Sebanyak empat bungkus nasi goreng instan dipakai Liu untuk memuat sekitar 1.000 gram sabu. Sementara untuk kardusnya Liu memakai kardus bergambar nasi goreng instan juga. "Kemasan ini tetap terdeteksi X-ray bandara. Setelah diperiksa, benar ada sabunya," ujar Sumirat.

Menurut Sumirat, Liu merupakan kurir suruhan bandar narkoba asal Cina, Zhou Weiping, 41 tahun, yang juga sudah tertangkap. Badan Narkotika belum mengungkap jaringan internasional mana yang membawahi Zhou. "Masih pengembangan. Termasuk juga kasus Kazim Yakin, 36 tahun, warga Turki yang tertangkap membawa 2.065,1 gram sabu," tuturnya. Barang bukti dari dua kasus berbeda itu sudah dimusnahkan BNN hari ini dengan menggunakan insenerator.

Sumirat mensinyalir, sindikat internasional terus berputar mencari kurir baru di negara berkembang seperti Indonesia. Hal itu dilakukan karena birong, sebutan kurir narkoba asal Afrika, sudah masuk daftar hitam di berbagai negara. "Sekarang sudah jarang kurir dari Afrika. Bandar mulai memilih orang India, Iran, Pakistan, Turki, bahkan Indonesia."

Dalam catatan Sumirat, pada 2008 silam, sebanyak 16 perempuan warga negara Indonesia dijadikan kurir narkoba oleh sindikat internasional di Entikong, Kalimantan Barat. Kecamatan Entikong adalah wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. "Di sana subur," ujarnya. Sumirat menyatakan tidak mengetahui jumlah kurir narkoba asal Indonesia per 2009-2011. "Datanya masih kami hitung," katanya.

sumber

Jangan lupa di like...
Follow Juga Ya....

ABG....Devi

ABG....Devi:










Jangan lupa di like...
Follow Juga Ya....

instanx

tukar link

Total Tayangan Halaman