Senin, 05 September 2011

Ibu Guru Berhubungan Seks Dengan Murid Laki - Lakinya

Ibu Guru Berhubungan Seks Dengan Murid Laki - Lakinya: Skandal seks guru kini mewarnai dunia pendidikan Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Tapi, bukan guru pria yang terlibat skandal seks dengan muridnya. Namun, adalah guru wanita yang dijatuhi sanksi akibat menjalin hubungan seks dengan murid prianya yang masih berusia belasan tahun.

http://img.metro.co.uk/i/pix/2008/01/teachergrab_450x282.jpg

Ada apa dengan guru wanita Amerika? Kasus terakhir melibatkan guru wanita Fulton High School bernama Nicole R Letcher. Guru berusia 26 tahun itu didakwa enam tuduhan pelecehan seksual tingkat rendah. Letcher, yang merupakan guru Bahasa Inggris, memiliki obligasi senilai 50 ribu dollar AS dan saat ini diberhentikan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Dia juga baru-baru ini mendapat beasiswa dari Universitas Ashford.

Letcher semakin menambah panjang daftar guru wanita yang melakukan seks dengan muridnya. Pada Mei ini saja, ada enam kasus guru wanita yang menjalin hubungan terlarang dengan anak lelaki remaja.

Dr Michael Oberschneider, pimpinan lembaga psikologi anak Ashburn Psychological Services, menyebutkan kondisi ini terjadi karena kaburnya batas antara guru dan murid mereka. Murid memandang guru mereka sebagai teman sehingga tidak masalah jika mereka menjadi sang guru sebagai kekasihnya.

Begitu pula guru yang tidak lagi memiliki otoritas bahwa posisi mereka berada di atas murid dan bukan sejajar.

''Kondisi ini terjadi karena batasan antara guru dan murid itu sudah hilang. Guru anda bukan teman anda. Kita butuh untuk mengembalikan batasan tersebut,'' katanya. ''Guru harus mempertegas peran mereka apa. Guru bukan teman, guru adalah figur otoritas terhadap muridnya. Mereka harus tahu batasan tersebut.''

Dr Oberschneider juga menyebut situs jejaring sosial seperti Facebook dan MySpace ikut andil dalam kondisi tersebut. ''Saya memiliki teman seorang kepala sekolah. Dia berteman dengan muridnya di Facebook dan merasa hal tersebut bukan suatu masalah,'' katanya. [source]

Sepasang Kekasih Merekam Video Porno Diri Mereka

Sepasang Kekasih Merekam Video Porno Diri Mereka: Masih ingat kasus video porno artis yang menggegerkan beberapa waktu lalu? Kali ini kasus asusila tersebut terjadi di Kota 1001 Goa.

http://escoret.net/blog/wp-content/uploads/2008/10/hot.jpg

Gara-gara terobsesi film porno artis, sepasang kekasih di Pacitan nekat mengabadikan adegan syur saat bercinta. Celakanya, video itu jatuh ke tangan orang lain dan sempat menyebar melalui HP.

Tindakan asusila itu diduga melibatkan dua remaja. Masing-masing pelaku pria berinisial WR (23) yang berstatus mahasiswa semester 3 sebuah universitas dengan PS (17), siswa salah satu SMK di Pacitan.

"Terinspirasi video artis," kata WR menjawab pertanyaan penyidik tentang motif tindakannya.

Informasi yang dihimpun, perbuatan asusila itu sengaja direkam untuk dokumen mereka sendiri. Entah bagaimana caranya, file adegan mesum yang semula tersimpan di HP milik tersangka WR, akhirnya berpindah tangan ke HP milik HS (24).

Dari tangan warga Desa Candi, Kecamatan Pringkuku itulah, film panas tersebut menyebar kemana-mana. Dalam rekaman video berdurasi sekitar 20 menit itu, dua makhluk berlainan jenis itu tampak melakukan adegan layaknya suami istri.

Kasus itu sendiri terbongkar menyusul adanya laporan dari seorang saksi yang mengaku mendapat kiriman file dari tersangka HS. Berawal dari laporan itu, polisi kemudian pengembangan. Hasilnya, tim reskrim berhasil menangkap dua tersangka sekaligus. Masing-masing WR dan HS.

"Keduanya sudah kita amankan untuk pemeriksaan. Sedangkan file yang sebagian sudah menyebar kita upayakan untuk mengeliminir," papar AKP Sukimin, Kasatreskrim Polres Pacitan kepada wartawan di kantornya, Sabtu (28/5/2011).

Dalam menangani kasus ini, polisi menggunakan jerat hukum berbeda dalam memproses kedua tersangka. Tersangka WR dijerat UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Sedangkan HS yang diduga berperan sebagai penyebar dikenai Uu Pornografi serta UU Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 10 penjara. [source]

Roh Halus Meminta Seorang Wanita Untuk Bugil

Roh Halus Meminta Seorang Wanita Untuk Bugil: Kepolisian Chicago menemukan seorang wanita bugil di luar gedung kepolisan. Wanita itu mengatakan, ia bugil karena diminta ‘roh’ melepas pakaian dan pergi ke kantor polisi.

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1557172.jpg

Para penyelidik mengatakan, tiga petugas kepolisian menemukan wanita berusia 52 yang namanya tak disebutkan itu sedang berdiri di barat daya Gurnee Police Station pada pukul 7.30 pagi waktu setempat.

Polisi mengatakan, wanita itu mengaku ‘dibangunkan roh di apartemennya’ dan disuruh bugil kemudian berjalan menuju stasiun polisi.

Wanita ini kemudian dibawa ke Vista Medical Center East di Waukegan dan akan diperiksa kondisinya secara prikologis. [source]

Warnet Mesum Digerebek Polisi

Warnet Mesum Digerebek Polisi: Reserse Kriminal Unit Judi Sila Polresta Medan menggerebek warnet Anggel di Jalan Matahari Raya, Medan Helvetia, diduga dijadikan lokasi mesum, dan mengamankan seorang operator dan dua pasangan yang masih pelajar diduga berbuat mesum.

http://nonobong.files.wordpress.com/2011/03/pasangan-mesum-di-warnet.jpg?w=600

Kedua pasangan tersebut Siti Fatma Wati (16) warga Jalan Karya Gang Sukri, Medan Barat, pelajar kelas 2, SMU swasta di Medan sedang melakukan perbuatan mesum dengan seorang mahasiswa bernama Agung (21) warga Jalan Titi Papan, Yos Sudarso Medan.

Sedangkan Dian (16) pelajar SMU Negeri di Medan, warga Jalan Zainul Arifin, Kampung Keling, Medan Baru, ditangkap petugas di dalam KBU 8 sedang bercumbu dengan seorang pemuda penganguran bernama Andi (19) warga Jalan Tanjung Raya, Desa Helevetia.

Saat ditemui Waspada Online, malam ini, di Polresta Medan, kedua pasangan mesum tersebut mengaku, kalau mereka datang ke warnet tersebut usai jam sekolah dan kedua pelajar tersebut hendak menyelesaikan tugas yang diberikan oleh gurunya. Ditemani sang pacar dan melihat ruangan KBU yang tertutup dan tidak nampak dari luar, akhirnya kedua pasangan mesum tersebut saling berciuman dan saling raba. “Saya hanya berciuman sekali saja bang,” kata Dian.

Sementara itu operator warnet Anggel yang diamankan polisi, Jery (22) warga Jalan Tanjung Raya Desa Helvetia, saat dimintai keterangan oleh petugas kepolisian mengatakan, sudah mengetahui kedua pelajar tersebut melakukan perbuatan mesum, karena para pelajar yang sering datang ke warnet tersebut sering melakukan perbuatan mesum, akhirnya membiarkan saja.

Kanit Judi Sila Polresta Medan, AKP Hartono yang dikonfirmasi mengatakan, warnet yang dijadikan sebagai lokasi mesum tersebut didapat dari informasi masyarakat. “Polisi kemudian melakukan penggerebekandan mendapatkan para pelajar yang sedang melakukan perbuatan mesum di dalam KBU. Kedua pasangan tersebut akan kita berikan pembinaan sebelum dikembalikan kepada orang tuanya,” jelas Hartono. [source]

Seberapa Sering Kita Seharusnya Melakukan Hubungan Seks

Seberapa Sering Kita Seharusnya Melakukan Hubungan Seks: Istri berkata: Tapi kita baru berhubungan rabu lalu.
Suami menjawab: Sayang, itu sudah tiga rabu yang lalu.
http://www.uploadhouse.com/fileuploads/906/906738ed15d766014b9cd07d7e0aacf548ac78.jpg
Banyak literatur yang beredar mengenai tips-tips bagaimana membumbui seks dalam pernikahan. Namun hari-hari ini, keluhan umum yang seringkali terlontar adalah “tidak cukup sering”.

Tapi sekali lagi, lihatlah siapa lagi yang mengeluh. Apakah suami selalu merasa kurang karena istri mereka tidak bersedia melakukan hubungan intim, atau wanita merasa tertekan karena mereka harus melakukan kewajiban sebagai seorang istri sementara mereka harus mencuci, memasak, antar jemput anak, mendisiplin, menghadiri pertemuan sekolah dan berbelanja?

Bahkan Alkitab atau Perjanjian Baru menyatakan bahwa seks tidak boleh ditolak atau diminta. Jika salah satu pihak tidak ingin melakukan hubungan seks, pasangannya harus menghormati hal itu. Begitu juga sebaliknya, jika salah satu pihak suka melakukan hubungan seks, maka pasangannya harus menyetujuinya. Kompromi seksual sangat dianjurkan sepanjang dilakukan secara wajar.


Mengungkap Data Statistik

Laporan statistik sangatlah bervariasi. Meskipun tidak seragam karena perbedaan geografis dan keengganan masyarakat untuk membicarakan masalah pribadi, namun data statistik tetaplah menghbur.

Sebagai contoh, sebuah laporan yang disponsori sebuah entitas Kristen, mengatakan bahwa dengan memasukkan semua kategori usia, pasangan menikah rata-rata melakukan hubungan seks dua kali dalam seminggu.

Survei lain yang dilakukan pada tahun 2003 oleh Durex mengungkapkan bahwa:

  • Orang-orang melakukan seks 127 kali dalam setahun. Tentu saja laporan tersebut tidak menunjukkan apakah 127 kali itu lebih sering dilakukan saat musim dingin atau musim panas, atau setelah bertengkar.
  • ¾ dari mereka yang disurvei mengatakan bahwa mereka puas dengan kehidupan seksual mereka.
  • Mereka yang berasal dari Eropa Timur merupakan ras yang paling aktif secara seksual (namun tidak menunjukkan apakah orang Rusia melakukan hubungan seks lebih dari orang Hungaria atau Bulgaria, atau apakah orang Bulgaria lebih kreatif dalam kegiatan seks mereka dibandingkan orang Rusia).
  • Orang Amerika di tahun 2003 melakukan seks 118 kali dalam setahun (dan sekali lagi tidak secara spesifik menunjukkan dimana, bagaimana dan dengan siapa). Tingkat frekuensi ini lebih baik di tahun 2001 – 132 kali dalam setahun.
  • 48% wanita mengaku berpura-pura orgasme (lucu, namun tidak mengungkapkan presentase pria yang juga berpura-pura atau tahu bahwa istri mereka berpura-pura orgasme tapi tetap percaya kepadanya).
  • Di tahun 2001, survei yang sama menyatakan bahwa pasangan menikah melakukan seks 98 kali dalam setahun.
  • Percaya atau tidak, terlepas dari apa rasnya, orang-orang di seluruh dunia lebih suka keluar rumah dan bersenang-senang daripada melakukan hubungan seks.

(data statistik: Sheryl and Bob Stritof)

Mengapa Pasangan Tidak Melakukan Seks Lebih Sering

Kemungkinan penyebabnya adalah:

1. Secara Fisik

  • Kelelahan akibat gila kerja – jika suami dan istri memiliki jam kerja yang panjang, hanya ada sedikit ketertarikan terhadap seks. Tuntutan pekerjaan dan tugas rumah tangga telah menguras energi mereka. Bayangkan hal ini: Suami dan istri bekerja 10 jam di kantor untuk mendapatkan gaji yang baik. Mereka pulang ke rumah dan melakukan beberapa tugas rumah tangga serta mengawasi anak-anak mengerjakan PR;
  • Rutinitas dan kebosanan – setelah sekitar lima tahun menikah, masalah-masalah dalam penikahan mulai berkembang – hipotek, pembayaran kartu kredit, frustrasi di pekerjaan dan pemeliharaan rumah. Suami dan istri melakukan rutinitas rumah yang hampir tidak pernah melibatkan seks. Tahun-tahun awal pernikahan, seks dilakukan lebih sering. Frekuensi seks masih cukup tinggi selama tahun pertama sampai keempat, namun ketika masalah yang lebih mendesak muncul, seks memiliki prioritas yang lebih rendah.
  • Kondisi medis – suami atau istri mengalami suatu kondisi media yang secara signifikan mengurangi gairah seks mereka, baik dari kondisi medis itu sendiri maupun dari efek obat.


2. Secara Emosional

  • Pasangan mungkin memiliki perbedaan yang belum terselesaikan yang mencegah mereka dapat menikmati seks bersama-sama.
  • Perilaku yang tidak sehat mengenai seks – salah satu pihak mungkin berpikir bahwa seks lebih merupakan kewajiban daripada sekedar untuk mendapatkan kesenangan.
  • Perbedaan budaya dapat mempengaruhi kualitas dan frekuensi hubungan seks antara pasangan dengan pernikahan campuran.
  • Masalah psikologi yang mendalam yang membuat seks menjadi hal yang mustahil untuk dilakukan (contohnya adalah kecemasan dan ketakutan yang berlebihan, pernah menjadi korban perkosaan atau mengalami inses di masa lalu).

Penyebab lainnya termasuk kehilangan pekerjaan, kematian anggota keluarga maupun kesulitan keuangan. Perselingkuhan juga dapat menjadi penyebab hilangnya minat untuk berhubungan intim. Masalah kepercayaan merupakan faktornya.

Jika pasangan merasa bahwa kehidupan seks mereka mempengaruhi pernikahan mereka, pasangan ini harus sepakat untuk menemui konselor atau terapis seks. Tetapi sebelum mengambil langkah tersebut, kedua belah pihak harus bersedia mengakui bahwa masalah itu memang ada dan ada keinginan yang kuat dari kedua belah pihak untuk mencari jalan keluar bagi masalah tersebut.

Manfaat Melakukan Hubungan Seks Yang Lebih Sering Di Dalam Pernikahan

Tidak ada keraguan mengenai hal ini - seks itu menyehatkan. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa pasangan yang menikah hidup lebih lama dibandingkan yang tidak menikah. Bisa jadi hal ini disebabkan adanya kekuatan dukungan dari pasangan menikah maupun dari frekuensi seks – yang dikenal sebagai tonik penangkal stres.

Manfaat lainnya adalah:

  • Meningkatkan harga diri
  • Kesenangan dari stimulasi fisik
  • Sentuhan emosional yang lebih dekat
  • Insiden penyakit yang lebih rendah
  • Perbaikan postur
  • Awet muda
  • Penangkal stres dan kecemasan
  • Meningkatkan tingkat kebugaran

Dengan mempertimbangkan manfaat seringnya melakukan hubungan seks dalam pernikahan, pasangan harus berupaya untuk mempertahankan perilaku yang sehat terhadap seks (hal ini termasuk bereksperimen dengan gaya-gaya baru dan membaca buku yang menyajikan tips menjadikan seks lebih menyenangkan dan lebih erotis).

Pasangan harus meningkatkan sensitivitas akan peluang romantis dan bersikap spontan. Semua aktivitas dan masalah sehari-hari tidak seharusnya meredamkan potensi melakukan hubungan seks.

Memang benar bahwa kelelahan merupakan sebuah realita dan tidak dapat dihindari. Intinya adalah, bagaimana pasangan dapat menyesuaikan gaya hidup mereka untuk menghindari diri mereka menjadi terlalu lelah. [source]

Mau Memperkosa Malah Kemaluannya Dipotong Korban

Mau Memperkosa Malah Kemaluannya Dipotong Korban: Seorang wanita berusia 40 tahun di Bangladesh memotong kemaluan (penis) seorang pria yang mau memerkosanya. Kemudian sang wanita membawa barang bukti kemaluan pria tersebut ke kantor polisi.

http://palembang.tribunnews.com/foto/berita/2011/1/26/Perkosa.jpg

Peristiwanya terjadi akhir pekan lalu, dan diberitakan media Bangladesh pada Senin (30/5).

Wanita ibu dari tiga orang anak ini tengah tidur saat ia diserang di kediamannya di Distrik Jhalakathi atau sekitar 200 km sebelah selatan Kota Dhaka.

Saat menyerang tampaknya sang pria sudah siap karena ia tak lagi memakai apa-apa.

“Saat pria itu tengah sibuk mencoba memerkosa, sang wanita memotong kemaluannya dengan pisau. Ia kemudian membungkusnya dengan kain dan membawanya ke kantor polisi Jhalakathi sebagai barang bukti kejahatan,” demikian keterangan kepala polisi Abul Khaer.

Menurut sang wanita, pria yang mencoba memerkosanya adalah seorang pria yang sudah memiliki lima orang anak.

Pria itu sudah sejak enam bulan terus mengganggunya.

Potongan kemaluan pria itu kemudian disimpan di kantor polisi, dan sang pria mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Kami akan menangkap pelaku, saat kondisinya membaik,” tegas Khaer. [source]

Ibu Guru Berhubungan Seks Dengan Murid Laki - Lakinya

Ibu Guru Berhubungan Seks Dengan Murid Laki - Lakinya: Skandal seks guru kini mewarnai dunia pendidikan Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Tapi, bukan guru pria yang terlibat skandal seks dengan muridnya. Namun, adalah guru wanita yang dijatuhi sanksi akibat menjalin hubungan seks dengan murid prianya yang masih berusia belasan tahun.

http://img.metro.co.uk/i/pix/2008/01/teachergrab_450x282.jpg

Ada apa dengan guru wanita Amerika? Kasus terakhir melibatkan guru wanita Fulton High School bernama Nicole R Letcher. Guru berusia 26 tahun itu didakwa enam tuduhan pelecehan seksual tingkat rendah. Letcher, yang merupakan guru Bahasa Inggris, memiliki obligasi senilai 50 ribu dollar AS dan saat ini diberhentikan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Dia juga baru-baru ini mendapat beasiswa dari Universitas Ashford.

Letcher semakin menambah panjang daftar guru wanita yang melakukan seks dengan muridnya. Pada Mei ini saja, ada enam kasus guru wanita yang menjalin hubungan terlarang dengan anak lelaki remaja.

Dr Michael Oberschneider, pimpinan lembaga psikologi anak Ashburn Psychological Services, menyebutkan kondisi ini terjadi karena kaburnya batas antara guru dan murid mereka. Murid memandang guru mereka sebagai teman sehingga tidak masalah jika mereka menjadi sang guru sebagai kekasihnya.

Begitu pula guru yang tidak lagi memiliki otoritas bahwa posisi mereka berada di atas murid dan bukan sejajar.

''Kondisi ini terjadi karena batasan antara guru dan murid itu sudah hilang. Guru anda bukan teman anda. Kita butuh untuk mengembalikan batasan tersebut,'' katanya. ''Guru harus mempertegas peran mereka apa. Guru bukan teman, guru adalah figur otoritas terhadap muridnya. Mereka harus tahu batasan tersebut.''

Dr Oberschneider juga menyebut situs jejaring sosial seperti Facebook dan MySpace ikut andil dalam kondisi tersebut. ''Saya memiliki teman seorang kepala sekolah. Dia berteman dengan muridnya di Facebook dan merasa hal tersebut bukan suatu masalah,'' katanya. [source]

instanx

tukar link

Total Tayangan Halaman