Kamis, 08 September 2011

Penyakit Yang Turun Dari Keluarga

Penyakit Yang Turun Dari Keluarga:

Sejarah keluarga memegang peranan penting dalam kondisi kesehatan seseorang. Misalnya jika dalam keluarga ada riwayat penyakit kanker, itu berarti kita atau anak-anak kita memiliki kemungkinan untuk mewarisi gen yang sama. Dengan kata lain risikonya untuk terkena kanker jauh lebih tinggi daripada risiko individu yang tidak memiliki gen tersebut.

Sejauh ini para ilmuwan telah mengidentifikasi gen-gen yang dapat meningkatkan sekitar 400 kondisi penyakit paling menonjol, seperti misalnya parkinson dan cystic fibrosis atau kondisi fatal yang disebabkan oleh mutasi genetik. Cystic fribrosis menyebabkan terbentuknya lendir lengket dan tebal di dalam paru-paru dan berbagai bagian lain.

Kendati demikian beberapa penyakit tidak hanya disebabkan oleh gen tunggal melainkan akibat kombinasi beberapa faktor seperti pola makan dan gaya hidup. Sebut saja misalnya tekanan darah tinggi, penyakit jantung atau skizofrenia.
Berikut ini beberapa penyakit beserta persentase tingkat risiko yang mengkin bisa diturunkan terkait riwayat yang dimiliki oleh anggota keluarga :

1. Tekanan Darah Tinggi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal atau kronis (dalam waktu yang lama). Hipertensi sering tidak disadari karena tidak bergejala. Untuk mengetahuinya perlu dilakukan pengukuran tekanan darah. Jika tidak segera diobati, dapat meningkatkan risiko stroke atau serangan jantung.
Risiko diturunkan: Menurut para ahli, jika salah satu orang tua Anda memiliki tekanan darah tinggi, risiko Anda mendapatkan penyakit ini sebesar 15 persen atau bahkan lebih tinggi.

2. Kolesterol Tinggi
Dalam keluarga yang sama, kadang para anggotanya memiliki tingkat kadar kolesterol tinggi. keadaaan ini dalam ilmu kedokteran disebut Familial Hypercholesterolaemia (FH). FH disebabkan oleh perubahan gen dimana lemak tidak dimetabolisme dengan baik dalam darah dan menumpuk di arteri. FH merupakan satu contoh dari sifat genetik yang dominan, yang berarti bahwa seseorang memerlukan hanya satu gen abnormal untuk memiliki kondisi tersebut.
Risiko diturunkan: Dr Nigel Capps, dari Inggris mengatakan, jika salah satu orang tua Anda memiliki hiperkolesterolemia familial, maka Anda memiliki risiko 50 persen mendapatkan penyakit tersebut.

3. Hipotiroid
Hipotiroid terjadi ketika tubuh tidak menghasilkan cukup hormon tiroksin. Gejala yang muncul biasanya sering merasa kelelahan dan penurunan berat badan. Penyakit ini tujuh kali lebih mungkin terjadi pada perempuan.
Risiko diturunkan: Dr Mark Cohen, konsultan endokrinologi dari Spire Bushey Hospital, Hertfordshire mengungkapkan, memiliki saudara atau ibu dengan tiroid (kurang aktif), maka Anda memiliki risiko 20 kali lebih mungkin untuk mendapatkannya.

4. Gangguan Bipolar
Gangguan bipolar (juga dikenal gangguan manik depresi) adalah suatu kondisi yang menyebabkan periode depresi dan mania, biasanya dipicu oleh stres. Diduga disebabkan oleh ketidakseimbangan kimia di otak, dan pengaruh faktor genetik.
Risiko diturunkan: Jika ada orang tua yang memiliki penyakit ini, maka risiko untuk setiap anak-anak mereka mengalami hal sama adalah sebesar 10-15 persen.

5. Diabetes Tipe 2
Umumnya gejala awal diabetes tipe 2 tidak dapat dideteksi. Risiko mengidap diabetes cukup tinggi jika keluarga, orang tua atau saudara Anda juga memiliki riwayat penyakit ini.
Risiko diturunkan: Jika ada salah satu orang tua dengan diabetes tipe 2, risiko penyakit itu diturunkan sebesar 15 persen. Tetapi jika kedua orang tua memiliki kondisi tersebut, risiko penyakit itu diturunkan kepada anak mereka sebesar 75 persen. Namun, faktor lain seperti kegemukan, malas olahraga dan makan yang tidak sehat dapat meningkatkan resiko.

6. Arthritis (Radang Sendi)
Osteoarthritis adalah jenis penyakit sendi yang disebabkan oleh keausan sendi dan merupakan salah satu dari keluarga besar penyakit arthritis yang paling sering terjadi. Penyakit ini mempengaruhi sekitar 80 persen orang pada suatu waktu dalam kehidupan mereka.
Risiko diturunkan: Banyak masyarakat yang menganggap kalau osteoartritis adalah penyakit yang diturunkan. Tetapi Dr. Sanggar mengatakan, kondisi seperti ini sebetulnya sangat jarang diwariskan. "Ini biasanya terjadi karena keausan pada sendi," katanya.

7. Motor Neuron Disease (MND)
MND adalah suatu penyakit mematikan yang sudah dikenal sejak abad ke-19. Karena relatif jarang ditemukan sering seorang dokter luput mendeteksi gejala-gejala penyakit ini bahkan banyak yang mendiagnosanya sebagai stroke.
Penyakit umumnya merusak sistem saraf sehingga menyebabkan otot lemah. Penyakit ini cenderung mempengaruhi orang berusia lebih dari 40 tahun dan lebih sering menimpa laki-laki. Penyebab pastinya belum jelas, tetapi penyakit ini bisa diturunkan.
Risiko diturunkan: Peneliti mengatakan, sekitar 10 persen penyakit ini dapat diturunkan jika Anda memiliki kerabat dekat dengan kondisi seperti tersebut.

8. Kanker Payudara dan Ovarium
Kanker payudara adalah kanker paling umum yang diderita kaum perempuan. Di Indonesia, kanker payudara merupakan salah satu penyakit penyebab terbesar kematian pada wanita. Sedangkan kanker ovarium, biasa dikenal dengan "silent killer", menduduki peringkat ke-lima sebagai penyebab kematian pada wanita akibat kanker.
Risiko diturunkan: Menurut penelitian sementara 90 persen kasus tidak diwariskan. Hanya 5-10 persen kanker payudara disebabkan oleh mutasi gen yang diwariskan dari satu ibu atau ayah. Mutasi gen BRCA1 dan BRCA2 adalah yang paling sering. Perempuan dengan mutasi ini memiliki risiko terkena kanker payudara sampai 80 persen. Meningkatnya risiko kanker ovarium juga dikaitan dengan mutasi gen ini.

9. Parkinson
Penyakit parkinson dimulai secara samar-samar dan berkembang secara perlahan. Pada banyak penderita, pada mulanya parkinson muncul sebagai tremor (gemetar) tangan ketika sedang beristirahat. Penyakit ini cenderung diturunkan, walau terkadang faktor genetik tidak memegang peran utama. "Sekali lagi, ini adalah kondisi multi-faktorial," kata Dr Walker.
Risiko diturunkan: Menurut Walker, mereka yang mempunyai orangtua, saudara atau kerabat dekat dengan.info]gangguan parkinson, maka dua kali lipat lebih mungkin untuk mengalami hal serupa.[smartnewz]

Makam Istri Saipul Jamil Dibanjiri Peziarah

Makam Istri Saipul Jamil Dibanjiri Peziarah:


BANDUNG – Nama Virginia Anggraeni mencuri perhatian publik setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Tol Cipularang. Sejak hari kematian istri Saipul Jamil itu, warga banyak yang datang berziarah ke makamnya.


Enam hari setelah perempuan yang akrab disapa Egi itu dimakamkan di TPU Baros, Cimahi, Jawa Barat, peziarah masih banyak berdatangan. Ratusan warga tersebut umumnya ingin berziarah sekaligus melihat langsung makam Egi.


Penjaga Taman Pemakaman Umum (TPU) Baros, Surono menyebutkan, sejak ramai diberitakan, sepanjang hari TPU yang berada di dekat pintu Tol Pasteur itu selalu ramai didatangi warga.


“Warga yang datang untuk mengunjungi makam istri Saipul Jamil kebanyakan berasal dari Kota Cimahi. Tapi kayaknya ada juga rombongan dari luar kota,” ujar Surono, di TPU Baros, Cimahi, Jawa Barat, Kamis (8/9/2011).


Virginia Anggraeni dipersunting Saipul Jamil pada 10 Maret 2011, dengan mas kawin emas seberat 13 gram. Sebelum tewas dalam kecelakaan maut, perempuan 21 tahun itu sempat keguguran.

Polri: Tidak Ada Pengecualian untuk Saipul Jamil

Polri: Tidak Ada Pengecualian untuk Saipul Jamil:


JAKARTA_ Polri menegaskan akan tetap memproses secara hukum kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan istri Saipul Jamil. Tidak ada pengecualian, termasuk Saipul Jamil.


“Dalam penegakan hukum tidak ada pengecualian. Kelalaian menyebabkan kematian, ya harus ditindak. Kita berangkat dari hukum positif, hukum positif mengatakan demikian, tapi bukan berarti penyidik tanpa pertimbangan,” tegas Wakil Direktur Laju Lintas Polri Kombes Pol Didik Pumomo di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/9/2011).


Meski begitu, pihak kepolisian tetap akan mempertimbangkan faktor psikologis Saipul Jamil sebelum melakukan pemeriksaan. Kondisi Saipul memang masih berduka setelah ditinggal pergi istrinya, Virginia Anggraeni.


“Kita tahu dia baru mengalami kecelakaan dan kehilangan istri juga. Kita pertimbangkan secara psikologis untuk meminta keterangan kepada yang bersangkutan,” urainya.


Status pedangdut itu sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cipularang, Sabtu, 3 September. Rencananya, pekan depan mantan suami Dewi Persik itu akan diperiksa sebagai tersangka.


“Itu yang atur jadwal penyidik dari Purwakarta. Saya belum tahu,” katanya.

Pembangunan Rumah Mewah Mayangsari Molor

Pembangunan Rumah Mewah Mayangsari Molor:


JAKARTA – Pengerjaan pembangunan rumah baru Mayangsari di kawasan Simprug, Permata Hijau, Jakarta Selatan, terhambat karena pekerja masih mudik.


Padahal, semula ditargetkan rumah mewah yang rumornya menelan dana Rp20 miliar itu rampung pengerjaannya pada Agustus ini.


Berdasarkan pengamatan okezone, Kamis (8/9/2011), rumah berlantai dua itu pada bagian depannya sudah disemen. Namun bahan-bahan bangunan seperti batu conblok, marmer, masih belum dijamah.


“Pekerja sedang libur. Mungkin Senin depan baru masuk. Mereka libur sejak sebelum Lebaran,” kata warga sekitar rumah Mayangsari yang enggan menyebutkan namanya.


Masih belum kembalinya para tukang dari mudik ke kampung halaman dipastikan membuat deadline penyelesaian pembangunan rumah tersebut molor. Belum lagi ternyata Mayang juga melakukan perubahan desain yang membuat pekerja harus mengubah beberapa sudut rumah.


“Soalnya ada beberapa perubahan mendadak. Target rumah yang seharusnya selesai Agustus terpaksa molor,” lanjut lelaki bertopi yang mengenakan kemeja garis-garis itu.

Jogging, Reese Witherspoon Ditabrak Mobil

Jogging, Reese Witherspoon Ditabrak Mobil:


LOS ANGELES – Reese Witherspoon tertimpa musibah. Saat sedang asyik jogging, bintang film Water for Elephants itu ditabrak mobil.


Reese ditabrak mobil saat jogging di sepanjang Georgina Avenue di Santa Monica, Rabu, 7 September. Akibat kecelakaan itu, ibu dua anak ini langsung dilarikan ke rumah sakit dan dirawat karena luka ringan.


Menurut Sersan Richard Lewis, mobil yang menabrak Reese tengah dalam perjalanan menuju ke selatan. Mobil dikemudikan oleh seseorang berusia 84 tahun. Usai menabrak Reese, mobilnya naik ke trotoar. Demikian dikutip Aceshowbiz, Kamis (8/9/2011).


Setelah keluar dari rumah sakit nantinya, bintang Walk The Line itu harus beristirahat total di rumah hingga sehat kembali.


Aktris Legally Blonde itu belum lama ini menikah dengan Jim Toth pada 26 Maret 2011. Reese bercerai dari aktor Ryan Phillippe pada 2007, setelah delapan tahun menikah. Mereka memiliki dua anak bersama-sama, Ava dan Deacon.

Tahun Depan, Surya Saputra Ikut Program Bayi Tabung

Tahun Depan, Surya Saputra Ikut Program Bayi Tabung:


JAKARTA – Surya Saputra dan Cynthia Lamusu masih sabar menunggu kehadiran anak di dalam keluarga kecilnya. Jika tak kunjung mendapat anak tahun ini, mereka berniat mencoba program bayi tabung tahun depan.


“Pengobatan tradisional sih belum, baru medis. Bayi tabung mungkin tahun depan, kalau sekarang sih belum,” ujar Surya ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2011) malam.


Pasangan yang menikah pada 8 Juni 2008 ini juga masih tidak berniat untuk mengadopsi anak. Bagi mereka mengadopsi sangat membutuhkan kesiapan mental.


“Seru sih tapi saya belum siap. Mengadopsi anak butuh kesiapan, jangan sampai ada perbedaan,” ucapnya.


Mantan suami Dewi Sandra ini bersyukur belum pernah bertengkar karena belum memiliki anak. Bintang film Arisan ini sangat menikmati pernikahannya dengan personel B3 itu.


“Kalau berantem karena belum punya anak sih enggak pernah,” tutupnya.

Peneliti Berburu Hantu di Rumah Aktris

Peneliti Berburu Hantu di Rumah Aktris:

Stamford – Tim peneliti paranormal mengaku sedang berupaya menentukan apakah hantu yang menghantui rumahnya terdahulu di Connecticut benar merupakan Vivian Vance.

Anggota Norwalk Paranormal Research Group mengatakan, pemilik rumah tersebut, Melissa Leigh, meminta kelompok ini menyelidiki laporan hantu di rumah tersebut.

Selain itu, pemilik rumah meminta kelompok paranormal memastikan apakah hantu itu merupakan Vance atau terkenal dengan Ethel Mertz, sahabat Lucille Ball di sitkom 1950-an ILove Lucy.

Vance menjual rumah tersebut pada 1960-an dan pindah ke California tempat ia meninggal pada 1979 di usia 70. Anggota kelompok riset yang mengenal Leigh sejak SMA, Phil Peluso, mengatakan, kelompok ini akan menggunakan kamera video, laser dan detektor medan listrik untuk menentukan lokasi hantu yang menghantui rumah tersebut.

“Seolah seperti membawa kembali sejarah pada sudut pandang baru, “ ujar Peluso seperti dilaporkan UPI. Leigh mengatakan, ia yakin ada hantu pria tinggal di rumahnya. Bahkan, pasangannya, Chris, baru-baru ini merasakan ada hantu wanita di rumah itu yang kemungkinan merupakan hantu Vance. [mor]
Source ; Indofiles.org

instanx

tukar link

Total Tayangan Halaman