Kamis, 09 Oktober 2008

Lelang Biola




Dalam sebuah lelang ditawarkan sebuah biola. Tetapi pada saat harga dibuka pada tingkat 5.000 USD, para peserta lelang tidak merespon dengan baik. Sampai seseorang memungut biola tersebut, lalu memainkannya. Sesaat suasana menjadi hening. Hanya ada lantunan melodi yang berasal dari biola tersebut. Semua peserta lelang benar-benar terpukau.

Sungguh menakjubkan! Biola yang sama, tetapi setelah dimainkan dengan baik dan menghasilkan melodi yang indah, laku dua kali lipat dari harga yang ditawarkan, menjadi 10.000 USD. Anda akan sependapat bahwa perbedaan harga maupun respon terhadap biola itu terletak pada kemampuan dalam meningkatkan nilai dari benda tersebut.

Sama seperti kita. Setiap manusia memiliki kelebihan masing-masing yang saya sebut sebagai potensi. Potensi dari setiap manusia sangatlah besar. Tetapi terjadi perbedaan hasil dari potensi-potensi manusia, dikarenakan tingkat kemampuan mengoptimalkan nilai dari potensi diri. Setiap orang pun memiliki kesempatan yang sama besar untuk meningkatkan nilai diri guna mendapatkan kebahagiaan, kekayaan, maupun kesuksesan, dan lain sebagainya.

Adapun langkah awal untuk meningkatkan nilai diri kita adalah menciptakan tujuan dan menuliskan program kerja. Kejelasan tujuan maupun program kerja sangat penting untuk mendeskripsikan dan memfokuskan diri kepada apa yang seharusnya dilakukan. Kedua faktor tersebut jangan sampai terabaikan karena sangat mempengaruhi nilai diri kita.

Saya kira langkah selanjutnya untuk meningkatkan nilai diri adalah segera melangkah atau melakukan tindakan nyata dengan penuh optimisme. Bila sudah ada komitmen untuk berubah dan maju, jangan lagi menengok ke belakang. Selain untuk introspeksi diri, segala bentuk kenangan buruk, trauma, maupun kesalahan di masa lalu seharusnya segera dilupakan. “Kalau kita selalu menggunakan waktu untuk mencampuradukkan masa lalu, maka kita akan kehilangan masa depan,” kata Winson Churchil.

Sebagai contoh mereka yang telah berhasil karena segera melakukan langkah-langkah nyata dan meninggalkan kekurangan di masa lalu adalah negara Jepang dan Cina. Kedua negara tersebut tidak malu untuk mengakui kesalahan yang pernah mereka perbuat, dan dengan segala kerendahan hati meminta maaf atas perbuatan mereka di masa lalu. Setelah itu, mereka segera berkomitmen dan berusaha keras untuk berubah, memperbaiki diri dan membuktikan bahwa mereka adalah bangsa yang potensial.

Kini kita dapat menyaksikan kedua negara tersebut telah berhasil memperbarui keadaan mereka. Kedua negara tersebut tergolong sangat maju di bidang teknologi, ekonomi, perdagangan, dan lain sebagainya. Jadi jangan pernah meragukan kemampuan diri sendiri hanya karena pengalaman masa lalu yang buruk atau sebaliknya. Dengan cara itu kita bisa lebih optimis meningkatkan nilai diri.

Di lain kesempatan, kita sering melihat banyak sekali orang-orang yang hidup jauh lebih baik. Padahal mereka tidak mempunyai pendidikan, keterampilan dan kecerdasan seperti yang kita miliki. Rupanya semua itu dikarenakan mereka mampu meningkatkan nilai diri hanya dengan cara berpikir yang berbeda. Sebagaimana Leo Aikman yang mengatakan, “It isn’t what you know that counts, it’s what you think of in time. – Persoalannya bukan terletak pada apa yang Anda ketahui, melainkan kepada bagaimana Anda berpikir.” Maka salah satu langkah yang harus kita tempuh untuk meningkatkan nilai diri kita adalah memperbarui cara berpikir.

Berpikir positif dan optimis adalah cara berpikir yang terbaik. Sekali saja kita berpikir bahwa kita dapat mencapai sesuatu, maka sangat mengherankan pikiran juga akan segera berusaha mencari cara untuk mewujudkannya. James Allen dalam bukunya yang berjudul As A Man Thinketh mengatakan, “Seseorang dibatasi oleh pemikiran-pemikiran yang ia pilih sendiri. – A person is limited only by the thoughts that he chooses.”

Kisah tentang George Dantzig dalam karya Cynthia Kersey berjudul Unstoppable begitu mengesankan. Diceritakan George Dantzig adalah seorang mahasiswa yang sangat rajin belajar. Suatu ketika ia datang terlambat. Kuliah sang profesor sudah dimulai 20 menit sebelum ia datang.

George segera mencatat 2 soal matematika yang terpampang di papan tulis. Ia mengira 2 soal itu adalah tugas mata kuliah untuk diselesaikan di rumah. Dalam beberapa hari ia berhasil menyelesaikan kedua soal tersebut. Kemudian ia mengumpulkannya di meja kerja sang profesor.

Di suatu hari Minggu pagi pukul 6, sang profesor datang membangunkan George. Sang profesor memberitahu George bahwa sejak terlambat kuliah George sama sekali tidak mendengar penjelasan bahwa 2 soal di papan tulis itu merupakan soal matematika yang sangat sulit. Belum pernah ada ahli matematika atau Einstein sekalipun yang dapat menyelesaikan dua soal itu.

Sangat mengagumkan, George dapat menyelesaikan tidak hanya satu, tetapi dua soal sekaligus! Ternyata rahasianya hanya satu, karena George berpikir positif dan optimis. Ia sama sekali tidak tahu bahwa ia tidak bisa. Kisah tersebut sekaligus membuktikan betapa besar kekuatan pikiran yang positif dan optimis untuk meningkatkan nilai diri kita.

Sedangkan langkah berikutnya untuk menambah nilai diri adalah memupuk kasih sayang dan kepedulian terhadap kesulitan orang lain. Keinginan mendapatkan hasil yang berlebih untuk dapat berbagi dengan orang lain sangat bermanfaat memacu semangat kerja. Nilai diri kita akan meningkat seiring dengan produktifitas yang ditimbulkan oleh semangat kerja yang tinggi. Bila Anda ingin menambah nilai dengan cara ini, maka tantanglah diri Anda sendiri untuk menciptakan lebih banyak gagasan dan lebih giat berusaha.

Selain itu, bersikap rendah hati merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai diri. Rendah hati adalah kesadaran betapa sedikit yang kita ketahui atau miliki. Sebagaimana sebuah pepatah bijak menyebutkan, “The more you know, the less you get. – Semakin Anda tahu, Anda akan semakin merasa tidak tahu apa-apa.” Kesadaran yang ditimbulkan oleh sikap rendah hati itu bukan pertanda pesimis, melainkan menggugah kemauan untuk lebih giat dan banyak belajar, meningkatkan pengetahuan maupun kemampuan. Oleh sebab itu, bersikaplah rendah hati selalu, dan suatu ketika Anda akan merasakan keuntungan akan nilai diri Anda yang semakin tinggi.

Bila Anda membaca langkah-langkah yang saya uraikan di atas dengan seksama, maka Anda akan menyadari betapa mudahnya meningkatkan nilai diri. Bahkan terkadang hanya dengan melakukan sedikit saja perubahan, kita mendapatkan hasil yang jauh lebih baik. Oleh sebab itu, mulailah berusaha meningkatkan nilai diri meskipun hanya sedikit. Selanjutnya tingkatkan nilai diri secara berkesinambungan, dan suatu ketika Anda akan merasakan keuntungan dari nilai diri Anda yang semakin istimewa.

* Andrew Ho adalah motivator, penulis buku best seller, dan pengusaha.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

instanx

tukar link

Total Tayangan Halaman