Kamis, 29 September 2011

Tante lala terlalu besar

Tante lala terlalu besar:

Tante Model idola

Tante Model idola:

Tante Fina Masih Berisi

Tante Fina Masih Berisi:

Tante Fira

Tante Fira:


Bangkai Satelit NASA Jatuh Dekat Indonesia

Bangkai Satelit NASA Jatuh Dekat Indonesia:
Bangkai Satelit NASA Jatuh Dekat Indonesia
Vivanews - Teka-teki di mana jatuhnya puing satelit Upper Atmosphere Research Satellite (UARS) milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), terjawab.

Ini menjawab kekhawatiran banyak orang, yang takut pecahan seberat ribuan kilogram menimpa mereka. Sebelumnya, telah diprediksi, bahwa sisa UARS akan jatuh. Waktunya, sekitar akhir September sampai awal Oktober. Namun tak ada satupun yang bisa memprediksi jam berapa dan di mana titiknya.

Dalam laporan yang diungkap Selasa 27 September 2011, NASA mengungkapkan, UARS hancur berkeping-keping saat masuk ke Bumi, sebagian besar terbakar di atmosfer.

Di mana lokasinya?

Sampah antariksa tersebut diyakini jatuh di daerah terpencil di Samudera Pasifik. Kepala ilmuwan NASA yang membidangi puing orbital, Nick Johnson mengatakan, titik masuk bangkai satelit berada di sekitar Pulau Christmas, di sebelah selatan Indonesia.

"Sepertinya tak ada tak ada siapapun yang menyaksikannya," kata Johnson. Dia menambahkan, NASA belum mendapat laporan mengenai penampakan kapal terbang, kapal, atau penduduk di wilayah jatuhnya pesawat.

Sementara, Bill Ailor, direktur Center for Orbital and Reentry Debris Studies pada Aerospace Corp mengaku bersyukur dengan kabar kepastian pendaratan itu. "Itu yang seharusnya. Sempurna."

Dalam pengumuman di situsnya --yang diberi label 'laporan final jatuhnya satelit' -- NASA menyebut, puing satelit menerobos atmosfer pada pukul 04.00 GMT Sabtu 24 September 2011, atau tengah malam waktu Pantai Timur AS. Lokasinya di, "daerah yang luas dan terpencil di belahan bumi selatan, dan jauh dari massa daratan yang besar". Dengan kata lain, sisa satelit itu diperkirakan nyemplung ke laut.

Koordinat tepat lokasi jatuhnya pesawat, seperti dicatat NASA, berada di 14,1 derajat lintang selatan dan 189,8 derajat bujur timur (170,2 bujur barat).

Menurut pernyataan itu, puing pesawat jatuh di sekitar 300 sampai 800 mil timur laut dari titik masuk ke Bumi.

UARS diluncurkan pada tahun 1991 dalam sebuah misi ulang alik. Tugas satelit ini paripurna pada 2005 lalu. Selama proses kembali ke Bumi, ia pecah menjadi 26 bagian -- dengan berat total 1.200 pound atau 544,3 kilogram.

Sebelumnya, untuk mewaspadai potensi jatuhnya puing di wilayah Indonesia, pemantauan terus-menerus dilakukan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Bangkai Satelit NASA Jatuh di Lautan Pasifik

TEMPO Interaktif, Los Angeles - Lokasi jatuhnya satelit iklim Upper Atmospheric Research Satellite (UARS), Sabtu lalu, telah diketahui setelah badan antariksa Amerika (NASA) dan militer menemukan di mana dan kapan satelit itu memasuki atmosfer bumi. Satelit yang tidak berfungsi lagi itu memasuki kembali atmosfer pada Sabtu 0401 GMT. Menurut Joint Space Operations Center at Vandenberg Air Force Base in California, satelit itu jatuh ke dalam Samudera Pasifik pada 14,1 derajat lintang selatan dan 189,8 derajat bujur timur, 170,2 bujur barat. NASA mengumumkan lokasi pasti jatuhnya UARS itu kemarin. Satelit NASA seberat 6,5 ton itu diluncurkan ke antariksa menggunakan pesawat ulang alik pada 1991 untuk mempelajari lapisan ozon bumi. Satelit itu tidak aktif lagi sejak 2005 dan perlahan kehilangan ketinggiannya. “Enam tahun setelah umur produktif ilmiahnya berakhir, UARS pecah menjadi beberapa bagian ketika kembali memasuki atmosfer dan sebagian besar terbakar habis di sana,” kata NASA. “Sebanyak 26 komponen dengan bobot hampir 550 kilogram, kemungkinan lolos dari proses tersebut dan mencapai permukaan bumi.” Titik terakhir UARS terletak di sebuah perairan terpencil yang luas di belahan bumi selatan. ”Jauh dari daratan besar manapun,” tulis NASA dalam pernyataan tertulisnya. Puing UARS dapat tersebar dalam wilayah antara 480 kilometer dan 1280 kilometer, umumnya sebelah timur laut dari titik re-entry. Beberapa saat setelah wahana itu jatuh ke Pasifik, pejabat NASA menyatakan kemungkinan satelit itu berada di dasar laut.

LIHAT : Video Satelit NASA Jatuh ke Bumi


Mengapa Besi Tidak Menempel Pada Bagian Tengah Magnet ?

Mengapa Besi Tidak Menempel Pada Bagian Tengah Magnet ?:

Magnet mempunyai daya yang dapat menarik kuat besi atau benda logam lainnya. Daya tarik ini disebut magnetisme atau kekuatan magnetik. Magnet mempunyai dua kutub, kutub utara (U) dan kutub selatan (S). Magnet mempunyai daya tarik dan daya tolak. Daya tarik terjadi pada dua kutub berbeda, yakni kutub utara dan kutub selatan.

Sedangkan daya tolak akan muncul bila dua kutub yang sama bertemu, yakni kutub utara dan kutub utara, atau kutub selatan dan kutub selatan. Tergantung jenis kutubnya, benda yang ditarik akan menempel pada bagian kutub terdekat. Tapi benda itu tidak bisa menempel di tengah magnet karena di bagian tengah magnet, di antara kutub utara dan kutub selatan, terdapat keseimbangan magnet.

Logam apa pun takkan menempel di bagian tengah magnet. Karena di bagian tengah magnet tidak terdapat daya tarik.[langitberita.com]

Jangan lupa di like...
Follow Juga Ya....

Rabu, 28 September 2011

Buku Harian Isteri Vs Suami

Buku Harian Isteri Vs Suami:


suami-istri
BUKU HARIAN ISTERI

Minggu Malam – Dia bertingkah aneh. Sebelumnya kami berjanji bertemu di Cafe. Aku shopping seharian dg teman-teman, sehingga mungkin dia kesal karena aku agak telat sampai di Cafe, tapi dia tak berkomentar.


Ngobrolnya nggak nyambung, jadi aku usul kita pergi ke tempat yang agak sepi supaya ngobrolnya lebih enak, dia setuju tapi tetap diam dan berjarak. Aku tanyakan apa yang salah – dia jawab, “Tak ada”. Aku tanyakan apakah kesalahanku yang membuatnya kesal. Dia bilang hal ini tak ada kaitannya denganku dan minta aku nggak usah khawatir.


Dalam perjalanan pulang, ku bilang aku mencintainya, dia cuma tersenyum tipis dan tetap menyetir. Aku tak bisa menjelaskan perangainya sore itu. Aku tak habis pikir kenapa dia tak menjawab, “aku cinta kamu juga”. Sesampainya di rumah, aku merasa kehilangan dia, dan seolah-olah dia tak menghendakiku lagi. Dia hanya duduk dan nonton depan TV; dia terlihat jauh dan menghilang…..


Akhirnya aku putuskan untuk tidur. Sekitar 10 menit kemudian, dia menyusul ke kamar. Aku nggak tahan lagi, kuputuskan untuk menghadapinya dan menanyakan soal sebenarnya, tapi dia langsung tertidur. Aku mulai menangis sampai tertidur. Aku tak tahu apa yang harus ku lakukan. Hidupku serasa kiamat…

BUKU HARIAN SUAMI

Hari ini REAL MADRID kalah. SIALAAANN!!!

Cerita di atas dicomot tanpa ijin dari milis alumni Wikusama. Entah siapa subjek pelaku di dalam cerita tersebut. Bisa saja terjadi pada diri kita dengan versi yang lain. Hambatan komunikasi seperti itu sering dialami pasangan suami istri pada awal-awal bulan pernikahan. Ujung-ujungnya ya berakhir dengan beberapa kesalahpahaman.



instanx

tukar link

Total Tayangan Halaman