Selasa, 23 Agustus 2011

Kekuasaan Seperti Candu, Sering Membuat Lupa Diri



aburizal bakrie Kekuasaan Seperti Candu, Sering Membuat Lupa Diri

Aburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar (image: Kompas..com)



InfoUtama – Kekuasaan seperti candu, sering membuat lupa diri, mabuk, kehilangan keseimbangan, menghalalkan segala cara untuk kekuasaan. Bahkan menjadikan kekuasaan sebagai tujuan, bukan lagi sebagai alat bagi pencapaian kemajuan bersama. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, dalam pidato politiknya pada Selasa (16/8/2011) malam. Aburizal Bakrie mengajak seluruh pelaku politik untuk jujur dan berefleksi diri.



“Demokrasi kita sudah semakin matang, tetapi masih cukup banyak kelemahan yang terlihat dari hari ke hari,” kata Aburizal di Balai Kartini, Jakarta.



“Marilah kita bertekad untuk mengembalikan politik ke jalannya yang benar. Politik adalah wilayah perjuangan dan pengabdian, sebuah tempat di mana kita menggagas dan merealisasikan mimpi dan cita-cita bersama, yaitu politik bermartabat yang dipandu oleh ideologi politik, bukan bersandar pada pragmatisme politik,” imbuh Aburizal.



Dalam pidato tersebut Aburizal menekankan, politik bukan sekedar kekuasaan, pemerintahan pun bukan semata kedudukan dan jabatan. Kekuasaan dan jabatan adalah amanah, tugas dan tanggung jawab, bukan sekadar kehormatan, keistimewaan, maupun fasilitas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

instanx

tukar link

Total Tayangan Halaman