Selasa, 04 November 2008

Ternyata Anda Bisa Lebih Kaya Dibanding Bill Gate!

Oleh: Hari Subagya


Alkisah seorang lelaki muda merasa hidupnya terpuruk. Rumah tidak punya, kekasih tidak punya, dan hanya memiliki pekerjaan yang tidak mentereng. Dia seorang penjaga toko di sebuah desa yang juga tidak terlalu rame. Gubug reot yang ia tinggali di tepian sungai, juga terlihat kumuh dan tak terurus. Karena sang pemuda ini sedang jatuh cinta, dan ternyata perasaan cintanya mendapat balasan yang menyakitkan, maka baru muncul keinginannya untuk menjadi sukses. Menjadi seorang yang kaya dan bisa membeli apa pun yang diinginkanya.

Sang pemuda melamun di tepian sungai dekat rumahnya. Malam yang gelap gulita tidak digubrisnya. Ia terus melamun dan melamun, berdoa dan berharap agar bisa menjadi orang yang kaya. Ingin memiliki istri yang cantik dan keluarga yang berkecukupan. Gedebug! Seorang lelaki hitam legam mengejutkan lamunanya. "Hahahahaha! Apa yang engkau inginkan pasti bisa terlaksana, asal aku boleh membeli harta yang tidak berharga dan tidak ada manfaatnya darimu.."

Sang pemuda terheran-heran dan kaget. "Apa yang kamu inginkan? Aku tidak memiliki apa-apa..."

"Aku akan membayar berapa pun harga yang kau mau, bila kau mengijinkan untuk menjual bayanganmu."

"Bayangan?" Si Pemuda terheran-heran. Kalau hanya bayangan, sepertinya tidak masalah, pikir sang pemuda. Maka segera saja menyanggupinya. Lelaki besar hitam itu pun mengeluarkan uang berkarung-karung sampai penuh seisi rumah si pemuda. Bahkan berapa pun yang pemuda itu minta akan dipenuhi.

Diambilnya gunting dan mulai dipotongnya bayangan si pemuda. Sekarang sang pemuda menjadi manusia terkaya di kotanya, namun tidak memiliki bayangan. Pertama-tama tidak menjadi masalah, namun lambat laun mulai bermunculan masalah. Banyak orang mulai mengetahui kalau Sang Pemuda yang kaya raya ini tidak memiliki bayangan. Orang mulai menjauhinya, orang mulai mengucilkanya.

Singkat cerita, sang pemuda mulai menyesali keputusanya yang gegabah. Dia menyesal dan mulai mencari lelaki hitam yang membeli bayangannya. Sang pemuda ingin mengembalikan seluruh hartanya asal lelaki hitam itu mau mengembalikan bayanganya.

****

Bayangan yang tampaknya tidak berharga, ternyata bisa menjadi sangat memiliki nilai. Dan itu baru disadari setelah ketiadaanya. Apakah Anda juga pernah merasakan sesuatu menjadi sangat berharga ketika sesuatu itu hilang dari hadapan Anda? Pembantu mungkin? Bawahan anda mungkin? Tukang sampah di komplek anda mungkin? Coba mulai anda renungkan dan ingat kembali. Mereka itupun "harta" milik Anda.

Saat ini, coba kembali anda hitung harta milik anda yang mungkin sering anda lewatkan. Mari kita mulai menginventarisir "harta" kita: rumah, villa, mobil, motor, sepeda, komputer, AC, furniture, kebun, ruko, pakaian, handphone, perusahaan. Coba ingat kembali! Apa ada yang terlewat? Berapa total aset anda? Rp400 juta? 500 Juta? 1 Miliar?

Kalau begitu tentu anda sangat miskin dibanding Pak Harto, Abdul Latief, Abu Rizal Bakrie. Ayo hitung kembali asset anda, siapa tahu masih ada yang tertinggal? Bagaimana? Masih ada? Baik mari kita teliti lagi harta kita. Istri atau suami, anak-anak, saudara, teman, tetangga. Ya boleh itu juga bisa menjadi asset kita. Ada lagi?

OK! Sekarang saatnya kita menghitung harta yang satu ini.

Berapa harga satu jari anda? Berapa bila satu jari anda dipotong? Berapa harga Satu tangan anda? Dua tangan?... Berapa harga satu mata anda? Boleh satu miliar? Rp10 miliar untuk kedua mata anda? Nah... sekarang, berapa harga ginjal anda? berapa harga jantung anda? Harga hati anda? harga usus anda? harga kaki anda? harga lidah anda?

Berapa akan anda jual lidah anda? Boleh satu miliar? Apakah anda akan menjual jantung anda dengan Rp10 miliar? Berapa harga kehidupan anda? Apakah masih ada yang terlewat? Temukan dan beri label harga semua organ tubuh yang anda miliki. WOW! Ternyata Anda seorang jutawan, ohhhh bukan! Bahkan anda seorang miliarder!

Tunggu! Ternyata belum selesai Anda menginventarisir harta anda. Ayo lebih cermat lagi! Bagaimana dengan kenikmatan anda melihat mentari pagi? Berapa anda akan hargai hal ini? Apakah Boleh dibeli satu miliar, dan anda mulai tidak bisa menikmati mentari pagi? Bagaimana dengan kenikmatan menikmati gemericik air atau deburan ombak? Bisa menikmati rintik hujan dan kehangatan secangkir kopi? Berapa harga kenikmatan aroma bau rumput dan tetumbuhan yang bisa anda hirup dipagi hari yang segar dan indah?

Anda pasti belum bisa selesai mencatat limpahan karunia Tuhan yang anda terima. Anda pasti belum bisa selesai menuiliskan apa saja yang bisa anda nikmati dalam hidup ini, bila saya berikan waktu hingga minggu depan? Bagaimana? Anda ingin membuat listingnya. Ok Anda boleh kirim ke advice@bisnispartner.com Listing anda akan memperkaya atau memperpanjang deretan "aset" saya juga.

Bagaimana dengan fasilitas yang anda nikmati saat ini. Air minum yang tersedia di kedalaman tanah, angin yang bergerak meniupkan berbagai macam kandungan, udara yang kita hidup, proses detoksinasi saat kita tertidur pulas, rasa ngantuk, rasa lelah dan proses pulihnya kelelahan dengan istirahat., menempelnya diri kita dikulit bumi, tumbuhnya rambut di kepala dan tumbuhnya rambut di alis yang dengan terbatas. Keluarnya cairan keringat saat kita berlari dan juga munculnya rasa haus untuk menjaga agar kita tidak dehidrasi. Barapa anda beri harga?

Oh!!! Wow! Anda benar-benar seorang milyader! Berapa uang yang akan anda terima bila semua itu bisa anda jual secara ketengan pada lelaki hitam pembeli bayangan? Sang pemuda yang terlanjur menjual bayangannyapun menyesal dan mengembalikan seluruh hartanya pada lelaki hitam. Bayangan yang seakan tidak berharga itupun, ternyata sangat berharga buat kehidupanya. Rumah mewah dan uang banyak, tidak memiliki arti apa-apa bila dibanding dengan sebuah bayangan diri.

Bukankah bayangan itu tidak memiliki fungsi apapun? Tanpa bayangan, tentu akan melihat Anda sebagai makluk aneh dan anda akan dikucilkan. Menjadi kayaraya dengan jalan yang tidak benar, juga akan membuat anda seperti manusia tanpa bayangan. Anda akan dikucilkan dan harta anda tidak akan memiliki arti apapun. Karena tanpa "bayangan" anda bukan manusia!

Saat ini di penjara Nusa Kambangan, telah bermukim "manusia-manusia tanpa bayangan". Berlimpah harta, namun kurang bisa dinikmati. Hartanya tidak bisa menghapus kegelisahanya atas kehilangan "bayangan".

"Bayanganlah" yang membuat jatidiri kita sebagai manusia. Bukan kekayaan yang berlimpah. Anda boleh memiliki apa pun: mobil, rumah megah, pesawat pribadi dan jenis harta lainya, namun tanpa "bayangan" anda bukanlah manusia. Tanpa "bayangan" anda tidak layak disebut manusia. Jadi apa pun pencapaian anda, jati diri anda sebagai manusia harus tetap dijaga.

Saya begitu prihatin dengan kondisi dunia saat ini yang tata pergaulanya sangat rentan dengan perselisihan dan pertengkaran, saling curiga dan peperangan. Apa yang mereka perebutkan? Mereka beperang memperebutkan kekuasaan, harta, kelompok, gengsi, pamor, kedudukan, namun mereka melupakan "Bayangannya" yang akan terpotong, sehingga hilang jati dirinya sebagai manusia mulia.

Sahabatku semua pengunjung pembelajar.com, sekarang saatnya kita kembali menghitung "kekayaan" yang kita miliki. Ayo hitung dan hargai semuai kekayaan dan fasilitas yang bisa anda nikmati dalam hidup ini. Ternyata kita hanya sedikit lebih miskin dibanding Bill Gate, atau bahkan kita bisa lebih kaya dari Bill Gate, karena kita pandai menghargai karunia-karuniaNya, karena kita lebih pandai menghitung "aset-aset" kita.

Sahabat, saatnya kita menghitung terus "aset-aset" kita yang tidak bisa dibeli oleh uang. Saatnya kita mulai membangun harapan menjalani hidup lebih baik, meluruskan jalan yang kita telah tetapkan. Membangun optimisme dan persabatan sekaligus memiliki kekuatan untuk tidak menjual "bayangan" kita dengan harga berapapun, apalagi dengan harga yang murah.

* Hari Subagya adalah Founder BisnisPartner.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

instanx

tukar link

Total Tayangan Halaman